Penumpang Pesawat Ini Meninggal Saat Akan Berangkat di Bandara

Petugas Lion Air kemudian menghubungi petugas Kantor Kesehatan pelabuhan untuk segera datang mengecek dan menyelamatkan Bisa

Penumpang Pesawat Ini Meninggal Saat Akan Berangkat di Bandara
handover
Tim medis Bandara Sultan Hasanuddin, berusaha menyelamatkan nyawa calon penumpang pesawat dari Pinrang, Bisa setelah jatuh dan pingsan di gate enam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MAROS - Seorang penumpang pesawat Batik Air ID6160 rute Makassar - Merauke, Bisa (62) dinyatakan meninggal dunia saat akan berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin, Jumat (14/7/2017).

Paur Humas Polres Maros Iptu Muh Arsyad mengatakan, warga Dusun Sokang, Desa Kaballangeng, Pinrang ini berencana akan berangkat bersama suaminya, Kaseng dan cucunya, Wulandari untuk ke Merauke.

Arsyad mejelaskan, pukul 01.00 wita, mereka tiba di bandara lalu melakukan check in.

Setelah itu korban menuju ke ruang tunggu gate enam.

"Mereka juga menunggu proses boarding menggunakan Batik Air ID6160 rute UPG-MKQ.

Baca: Diduga Mengantuk, Sopir Ini Kaget, Mobilnya pun Tersenggol Fuso dan Terbalik

Baca: Peracik Pil Ekstasi Ini Libatkan Anaknya yang Masih SMP. Istrinya Diusir

Baca: Setelah Berobat di Rumah Sakit Ini, Kaki Ardi Membusuk, Matanya Tak Bisa Melihat Lagi. Mal Praktek?

Sekitar pukul 2.15 wita, mereka menuju boarding gate enam. Saat itu Bisa, terjatuh dan pingsan," ujarnya.

Petugas Lion Air kemudian menghubungi petugas Kantor Kesehatan pelabuhan untuk segera datang mengecek dan menyelamatkan Bisa.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved