Mengejutkan! Inilah Alasan Sebenarnya Pemblokiran Telegram, Persaingan Bisnis Jual Beli Data?

Mengejutkan! Inilah Alasan Sebenarnya Pemblokiran Telegram, Persaingan Bisnis Jual Beli Data?

Mengejutkan! Inilah Alasan Sebenarnya Pemblokiran Telegram, Persaingan Bisnis Jual Beli Data?
Ist
Telegram 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Popularitas Telegram kian tenar berbekal aksi penolakan sejumlah negara atas kehadiran layanan pengiriman pesan ini. Terbaru, Pemerintah Indonesia memblokir layanan pengiriman pesan Telegram karena dinilai memfasilitasi komunikasi dengan sejumlah teroris.

Baca: Terungkap! Oka Mahendra Putra, Pacar Kedua Awkarin Usai Putus dengan Brondong!

Baca: Ehem! 5 Aktris Ini Usianya Tua Tapi Bikin Brondong Deg-degan, Nomor 5 Paling Berdesir!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Mengejutkan! 100 Tahun Lalu Alexander Graham Bell Ramalkan Ini, Terbukti pada 2017!

Jauh sebelum Indonesia melarang layanan pesan lewat Telegram, sejumlah negara sudah lebih dahulu memblokir Telegram dengan alasan keamanan.

Di negara asalnya, Rusia, Telegram pernah mendapat penolakan karena dikhawatirkan membawa ancaman bagi stabilitas keamanan.

Pendiri Telegram, Paul Durov menyangkal tudingan aplikasi ciptaannya tersebut menjadi saluran terkait teroris dan ancaman keamanan negara.

Dia justru mengkritik sejumlah negara seperti Arab Saudi, China, Oman, Iran, Rusia dan Indonesia yang melarang pemakaian Telegram sebagai saluran komunikasi.

Larangan tersebut tentu telah merugikan bisnis Telegram di tengah perkembangan wahana media sosial ini yang terus menanjak.

Halaman
123
Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved