HEBOH! Wanita Ini Meninggal Setelah 4 Kali Dipaksa Suaminya Aborsi dalam Setahun. Ini Sebabnya

Bahkan, belakangan ketahuan, sang suami mengeluarkan surat cerai terhadap Yueyue dengan alasan kesehatan sang istri dari sebuah rumah sakit

HEBOH! Wanita Ini Meninggal Setelah 4 Kali Dipaksa Suaminya Aborsi dalam Setahun. Ini Sebabnya
AsiaOne
Keluarga Yueyue yang meninggal setelah 4 kali aborsi dalam setahun, mendatangi rumah suaminya di Shenghang, Cina. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SHENGANG - Seorang wanita di China akhiirnya meninggal dunia setelah melakukan empat kali aborsi dalam setahun.

Wanita bernama Yueyue ini mengalami pendarahan hebat di rumah sakit Kota Shengang, Wuhu, Provinsi Anhui, China.

Seperti dilansir media setempat, Huanqiu.com, wanita ini dipaksa suaminya melakukan aborsi setelah diketahui, seluruh janin yang dikandungnya berjenis kelamin perempuan.

Sementara, sang suami, hanya menginginkan anak laki-laki, sesuai dengan budaya tradisional setempat.

Di negara itu masih ada kepercayaan bahwa wanita yang melahirkan anak perempuan dipandang rendah.

Kasus ini menjadi viral di China ini dan menimbulkan pro dan kontra.

Yueyue yang memiliki seorang anak perempuan berusia lima tahun, menjalani pemindaian ultra-suara untuk mengidentifikasi jenis kelamin janinnya setiap kali dia hamil.

Begitu pemindaian menunjukkan bahwa Yueyue mengandung bayi perempuan, suaminya memaksanya untuk menggugurkan bayi tersebut.

Setelah menjalani aborsi empat kali dalam waktu satu tahun, kesehatan wanita memburuk dan dia terbaring di tempat tidur.

Wanita ini disebutkan mengalami pendarahan hebat, namun tidak mendapat empati dari suaminya.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved