KEREN. Baru Dua Bulan Beroperasi, Bank Sampah Ini Untung Rp 20 Juta

Dua bulan beroperasi, bank sampah induk di Jakarta Barat memperoleh keuntungan sebesar Rp 20 juta. Sehingga, omzet diperkirakan mencapai Rp 60 juta.

KEREN. Baru Dua Bulan Beroperasi, Bank Sampah Ini Untung Rp 20 Juta
WARTAKOTA
Bank sampah induk di Perumahan Sudin Kebersihan di kawasan Bambu Larangan, Jakarta Barat. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua bulan beroperasi, bank sampah induk di Jakarta Barat memperoleh keuntungan sebesar Rp 20 juta. Sehingga, omzet yang ada saat ini diperkirakan mencapai Rp 60 juta.

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat menempatkan bank sampah induk di Perumahan Sudin Kebersihan di Bambu Larangan, Jakarta Barat. Namun, di setiap kecamatan juga memiliki bank sampah.

"Keuntungan kita selama dua bulan ini sebesar Rp 20 juta dari bulan Mei," ungkap Kasudin LH Jakarta Barat Edy Mulyanto, Jumat (21/7/2017).

Saat ini bank sampah masih dikelola oleh Sudin LH Jakarta Barat. Nantinya pengelolaan bank sampah akan diserahkan kepada masyarakat.

"Sementara kelola di kita. Artinya pondasi belum kuat. Baru nanti diserahkan ke masyarakat," tuturnya.

Baca: Lagi, Dua Investor Asing Bakal Tanamkan Modal di Batam

Baca: Bina Marga Kerahkan Alat Berat Keruk Parit di Samping Putra Batam

Baca: Dimutasi Jadi Asisten Operasi Kapolri, Ini Tugas Baru Irjen M Iriawan

Sampah-sampah organik di kumpulkan di sana lalu dijual. Saat ini ada 30 anggota yang mengurus bank sampah tersebut.

Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat dan Penaatan Hukum Sudin Lingkungan Hidup Jakbar Tuti Ernawati mengatakan, ada 44 jenis sampah yang diterima bank sampah induk.

Tuti menjelaskan, untuk botol air mineral plastik saja ada empat item yang bisa dijual terpisah. Bagian bawah botol, plastik yang mengelilingi botol, tutup botol, dan rong di leher botol.

"Masing-masing item di botol air mineral punya harga masing-masing. Apabila dijual botol utuh, harganya Rp 7.000 per kilogram," jelas Tuti.

Tuti menjelaskan, bank sampah induk menjual sampah langsung ke pemakai, yakni PT Unilever dan PT Danone, makanya harganya tinggi. (*)

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Wartakota dengan judul: Dua Bulan Beroperasi, Bank Sampah Induk Jakarta Barat Untung Rp 20 Juta

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved