Telantar Sebatangkara, Kakek Ini Dievakuasi ke Puskesmas

Kepala Puskesmas Mapilli Yanti Darwis SKM menduga Alu pernah terjatuh hingga tak bisa lagi terbangun dari tempat tidurnya

Editor: Mairi Nandarson
KOMPAS.com/JUNAEDI
Kakek Alu (80 tahun) sebatangkara hidup dari belas kasih tetangganya. Sejak jatuh sakit dua pekan terakhir sang kakek hanya bisa terbarng tak berdaya di tempat tidur seorang diri. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, POLEWALI MANDAR - Setelah lebih dari dua pekan terbaring sakit di gubuk reotnya, Alu (80 tahun), kakek renta yang hidup sebatangkara ini akhirnya dievakuasi warga dan pemerintah setempat ke Puskesmas Mapilli, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis sore (20/7/2017).

Kepala Puskesmas Mapilli Yanti Darwis SKM menduga Alu pernah terjatuh hingga tak bisa lagi terbangun dari tempat tidurnya.

Di sekujur tubuh kakek Alu ditemukan luka yang sudah mengalami infeksi.

“Kemungkinan dia terjatuh dan terbentur keras. Di lengannya itu kita temukan luka.

Baca: Dua Hari Tak Pulang Setelah Pamit Cari Ikan, Wanita Ini Temukan Potongan Tubuh Suaminya

Baca: Sekap dan Todong Penjaga dengan Golok dan Pistol. Kawanan Rampok Jarah Sekolah Ini

Baca: Pamit ke Orangtua Pergi Mandi, Bocah Ini Ditemukan Sudah Mengapung di Sungai

Hari ini mulai mendapat perawatan dan besok pagi, kakek Alu akan diperiksa dokter termasuk akan diambil sampel darahnya,” ucap Yanti saat ditemui di Puskemas Mapilli, Kamis.

Meski tak memiliki dokumen kendudukan, menurut Yanti, biaya perawatan Alu dalam akan ditanggung pemerintah.

Setelah dievakuasi petugas dari gubuknya di Desa Rapang barat, Mapilli, sang langsung dibersihkan petugas puskesmas setempat.

Tindakan awal yang dilakukan petugas adalah memberikan cairan infus dan obat infeksi yang ditemukan di salah satu lengan dan wajah sang kakek.

Seperti diberitakan sebelumnya, Alu hidup sebatangkara sejak kematian istrinya bertahun-tahun lalu.

Kehidupannya kian memperihatinkan sejak ia jatuh sakit dan hanya bisa terbaring lemah di tempat tidurnya seorang diri tanpa perawatan dokter.

Jangankan berjalan atau duduk untuk mengurus kebutuhan dasarnya seperti makan dan minum termasuk buang kotoran, bangun saja dari tempat tidurnya tak bisa dilakukan kakek ini seorang diri.

Hanya para tetangga Alu yang bersimpati secara bergantian mengurus makanan, termasuk menyuapi sang kakek.(*)

* Berita ini juga tayang di KOMPAS.com dengan judul Kakek Sebatangkara Itu Akhirnya Dievakuasi ke Puskesmas

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved