Terkapar Bersimbah Darah, Leonardo : Tolong, Saya Ditusuk!
Sebelum, jatuh terkapar bersimbah darah, Leonardo yang ditusuk oleh orang tak dikenal sempat berteriak meminta pertolongan.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Leonardo, warga asal Jalan Bango, Senen, Jakarta Pusat, yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Percetakan Negara 3 sempat berbicara sesuatu kepada warga sekitar, sebelum menghembuskan nafas terakhir.
"Iya, dia (Leonardo) nggak langsung tewas pas ditemuin. Sempet ngomong sesuatu kok," ujar Nurmala Ketua RT 5, Jalan Percetakan Negara 3, Rawa Sari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).
Leonardo berbicara sedikit saja tentang apa yang dialaminya sebelum meninggal.
Sebelum, jatuh terkapar bersimbah darah, ia juga sempat berteriak meminta pertolongan.
"Katanya, 'tolong-tolong'. Kami warga pada keluar, terus, dia bilang 'saya ditusuk'. Kami pada takut kan," ujarnya.
Baca: Awalnya hanya Ingin Menegur, Pembunuh Cindy Ngaku Kesal Karena Dibilang Belagu
Baca: Diduga Mabuk Ekstasi, Pengemudi CRV Tabrak Mobil Polisi
Baca: Takut Kabur, Polisi Tolak Permohonan Penangguhan Penahanan Anak Jeremy Thomas
Lalu, beberapa pria penghuni kost di gang yang sempit itu membalut lukanya dengan kain bewarna merah untuk memperlabat darah yang terus mengalir dari paha kirinya. Namun ia tak tertolong.
"Gak lama setelah dibalut lukanya, dia sudah gak ada (meninggal)," kata Nurmala.
Sebelumnya, Leonardo ditemukan tewas di depan gang sekitar Jalan Percetakan Negara 3, Selasa (25/7), sekitar jam 00.30. Pria yang bekerja sebagai penjaga warnet ini menderita luka di bagian paha kiri dan meninggal lantaran kehabisan darah. (*)
*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Wartakota dengan judul: Sebelum Meninggal Leonardo Teriak Minta Tolong Telah Ditusuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/korban-pembacokan_20170725_134828.jpg)