Khawatir Penyakit Menular Jangkiti Anambas, KP AIDS Minta Ruang Khusus Ini

Khawatir Penyakit Menular Jangkiti Anambas, KP AIDS Minta Ruang Khusus Ini

Khawatir Penyakit Menular Jangkiti Anambas, KP AIDS Minta Ruang Khusus Ini
TRIBUN BATAM/ IAN PERTANIAN
Ilustrasi. Ruang Isolasi RSUD Embung Fatimah 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS-Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kepulauan Anambas, Sri Wahyuni menilai perlu adanya ruangan khusus bagi pasien yang menderita penyakit menular. Hal ini ia sampaikan, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, salahsatunya penyakit tersebut menular kepada orang lain.

Baca: Bikin Merinding! Mengungkap Misteri Segitiga Bermuda: Kesaksian ABK Hingga Kawah Bawah Laut!

Baca: Terungkap! Tenggelamnya Kapal Titanic dan Terbunuhnya Kennedy Bersaudara Diawali Pertanda Begini!

Baca: Heboh! Ashanty Blak-blakan Rahasia Ranjang Dengan Anang Hermansyah, Ini Kebiasaan Anang!

Baca: Ehem! Kecantikan Janda Tommy Soeharto Ini Masih Memikat Hati Banyak Orang, Ini Posenya!

"Kami melihat, hal itu perlu direalisasikan. Ini penting terlebih dalam kaitannyan upaya pencegahan," ujarnya Rabu (26/7/2017). Ia menjelaskan, ruangan khusus bagi pasien dengan penyakit menular ini, tidak hanya diprioritaskan untuk penyakit HIV/AIDS saja, namun untuk pasien yang menderita penyakit menular lainnya.

Menurutnya, fasilitas seperti ruangan khusus yang diperuntukkan bagi pasien dengan penyakit menular masih minim pada sejumlah fasilitas kesehatan masyarakat yang ada di Anambas. Tidak hanya itu, kelengkapan alat medis dalam menangani pasien dengan penyakit menular ini pun, memerlukan penanganan khusus yang seharusnya diimbangi dengan perlengkapan medis yang berbeda dengan perlengkapan pada umumnya.

"Dalam hal ini, saya tidak hanya berbicara dalam konteks HIV/AIDS saja. Hal ini yang harus menjadi pertimbangan, termasuk kesehatan dan keselamatan tim medis yang menangani pasien tersebut," ungkap wanita yang menjabat sebagai Ketua FKDM serta aktif pada sejumlah kegiatan sosial di Anambas ini.

Pihaknya pun juga memberi masukan mengenai sistem besuk dan jaga bagi pasien yang tengah mengidap penyakit menular. Hal ini perlu ia sampaikan karena jangan sampai orang yang menjaga pasien justru malah tertular penyakit karena sistem kekebalan tubuh dan imunitas yang menurun dikarenakan istirahat yang kurang.

"Kesehatan di penjaga pasien juga perlu diperhatikan. Artinya, boleh mendampingi dan menjaga si pasien asalkan dengan kondisi fisik yang benar-benar fit. Karena kita tidak tahu, kekebalan tubuh kita sedang bagus atau tidak. Selama ini sudah cukup, bagus, hanya tinggal diatur saja intenitas antara si pasien dengan orang yang menjaga pasien itu tadi," bebernya.

Upaya untuk mengoptimalkan fasilitas layanan kesehatan di Anambas, sebelumnya disampaikan Kepala Dinas kesehatan, pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto. Pihaknya pun menyadari, upaya untuk mengoptimalkan layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ini tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved