Pro Kontra Transportasi Online

Permintaan Mereka Ditolak Dishub, Driver Ojek Pangkapal Bubar dengan Kecewa

Namun Yusfa tidak bisa mengabulkan permintaan para driver ojek untuk menghapus aplikasi ojek online karena tidak punya kewenangan.

Permintaan Mereka Ditolak Dishub, Driver Ojek Pangkapal Bubar dengan Kecewa
TRIBUNBATAM/EFENDI WARDOYO
Ratusan tukang ojek pangkalan mendatangi kantor Dinas Perhubungan Kota Batam, Rabu (26/7/2017) 

"Kita tidak punya kewenangan untuk menghapus aplikasi. Itu kewenangan Menteri Kominfo," sebutnya.

Mendengarkan jawaban Yusfa, para driver ojek sangat kecewa. Mereka menilai tidak ada solusi dari pemerintah untuk rakyat kecil seperti mereka. ‎

"Percuma saja kami kesini, tidak ada solusi. Biar kami cari solusi sendiri," teriak salah satu dari mereka.

Berbagai ekspresi ditunjukkan mereka sesaat setelah mendengarkan ucapan Yusfa.

Ada yang langsung balik kanan sembari marah-marah, dan ada juga yang berkata kasar diselimuti dengan ancaman.

Suasana sempat tegang ketika salah satu ojek pangkalan berteriak dengan nada pengancaman.

Namun suasana tersebut sempat redam setelah salah satu anggota polisi mencoba memberikan pengertian.

Kasat Intel Polresta Barelang Kompol Irham Halid menjelaskan bahwa kondisi keamanan di Kota Batam adalah tanggung jawab kepolisian.

‎"Tidak ada yang boleh anarkis. Keamanan kota Batam ini tanggung jawab polisi. Jika ada yang anarkis kami akan proses," sebut Irham.

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved