BREAKINGNEWS: Karimun Kembali Raih Adipura Dua Kali Beruntun, Ini Curhat Bupati Rafiq!

Karimun Kembali Raih Adipura Dua Kali Beruntun, Ini Curhat Bupati Rafiq!

BREAKINGNEWS: Karimun Kembali Raih Adipura Dua Kali Beruntun, Ini Curhat Bupati Rafiq!
tribunbatam/rachta yahya
Ilustrasi. Bupati dan jajaran Forkompida Karimun mengangkat Piala Adipura 2016 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Kabupaten Karimun kembali meraih piala Adipura untuk kategori daerah sedang terbersih 2017. Penghargaan tersebut merupakan yang kedua kali secara berturut-turut setelah pada 2016 lalu, Karimun juga meraih piala Adipura untuk kategori yang sama.

Baca: Cewek Kamu Pendiam Ya? Mengejutkan Inilah 10 Ciri Seorang Hiperseks!

Baca: Heboh! Ashanty Blak-blakan Rahasia Ranjang Dengan Anang Hermansyah, Ini Kebiasaan Anang!

Baca: Heboh! Artis Cantik Mikha Tambayong Tak Pakai Beha, Fotonya Bikin Berdesir!

"Berdasarkan informasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kita dapat Adipura lagi tahun ini, alhamdulillah," ujar Bupati Karimun Aunur Rafiq saat menghadiri acara pelepasan jamaah calon haji di Masjid Nurul Islam, Kampung Baru, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Kamis (27/7/2017) siang.

Rafiq mengaku saat ini dirinya tengah menunggu surat undangan acara penyerahan anugerah Adipura 2017 dari Kemen LHK selaku inisiator yang direncanakan digelar pada 12 Agustus mendatang di Jakarta.

Berdasarkan Surat Keputusan Penetapan dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera dan Kemen LHK RI, yang baru terbit baru-baru ini, Kabupaten Karimun dan Kota Tanjungpinang disebut memperoleh anugerah piala Adipura 2017.

Kabupaten Karimun berada diperingkat 10 sementara Kota Tanjungpinang urutan ke-9. Selain itu juga terlihat sejumlah kota di pulau Sumatera ikut memperoleh anugerah Adipura. Diantaranya Kota Padang (kota besar terbersih), Kota Bukit Tinggi, Kota Payakumbuh, Kota Padang Panjang dan Palembang.

Rafiq juga merencanakan paling lambat mulai tahun depan akan menerapkan sanksi tegas bagi pelanggar Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kebersihan.

Namun sebelum diterapkan, Pemkab Karimun terlebih dahulu akan menggelar sosialisasi perihal perda tersebut minimal selama tiga bulan.

"Ini demi kepentingan yang lebih luas bukan untuk kepentingan saya atau pun daerah. Kebersihan akan menghindarkan kita dari penyakit, jadi kenapa tidak (diterapkan Perda Kebersihan, red)," katanya.

Rafiq sudah mempertimbangkan pro dan kontra yang akan ditimbulkan bila Perda Kebersihan diterapkan beserta sanksi-sanksi. Namun di satu sisi, dirinya percaya masyarakat Karimun sudah cerdas-cerdas dan mendukung penerapan perda tersebut.

"Dalam waktu dekat, kita akan gelar apel akbar sebagai bentuk syukur. Pada acara itu nanti juga mulai diumumkan rencana penerapan Perda Kebersihan," kata Rafiq. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved