Gara-gara Ucapan Kebencian di Grup WhatsApp, Puluhan Dosen Dipolisikan

Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Ramsiah yang ditemui di sela-sela pemeriksaannya mengaku siap menghadapi proses hukum

Gara-gara Ucapan Kebencian di Grup WhatsApp, Puluhan Dosen Dipolisikan
Forbes
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, GOWA - Percakapan di grupWhatsApp dosen di Makassar berujung di kepolisian.

Puluhan dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar ( Uinam) diperiksa di Kepolisian Resor (Polres) Gowa.

Mereka diperiksa satu per satu secara berkala sejak pertengahan Juni lalu.

Pemeriksaan itu menindaklajuti laporan Wakil Dekan III FDK Uinam, Nursyamsiah Yunus Teken, ke Polres Gowa, Senin (5/6/2017).

Nursyamsiah merasa telah dicemarkan nama baiknya di grup "WA Save FDK".

Baca: Pendukung Persib Tewas Dikeroyok Oknum Bobotoh. Pimpinan Jakmania Ucapkan Belasungkawa

Baca: YA AMPUN. Tetua Desa di Jatuhkan Sanksi Pemerkosaan pada Adik Perempuan Pelaku Pemerkosaan

Dua orang dia laporkan sebagai pelaku hate speech, yakni Kepala Laboratorium Radio Syiar FDK Irwanti Said dan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FDK Ramsiah Tasruddin.

Nursyamsiah saat ditemui di Mapolres Gowa menjelaskan, awal kasus ini bermula dari percakapan di grup WhatsApp "Save FDK" yang berisikan 30 dosen.

"Di dalam grup itu dosen semua, saya tidak ada. Ibu Tanti yang mulai percakapan dengan bahasa sesi curhat.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved