Ada Apa Dengan TK Antam

Nyaris Ricuh! Warga Bersitegang Dengan Penebang, Warga Kesal Sindir Penebang Begini!

Nyaris Ricuh! Warga Bersitegang Dengan Penebang, Warga Kesal Sindir Penebang Begini!

tribunbatam/aminnudin
Sejumlah murid di dalam ruangan usai kejadian penebangan pohon di TK Antam 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Kesal dengan aktivitas penebangan pohon di TK Antam, sejumlah warga mendatangi lokasi. Mereka sempat bersitegang dengan penebang pohon. Begini sinir warga ke mereka.

Baca: BREAKINGNEWS: Warga Kijang Heboh, Beredar Kabar TK Antam Bakal Digusur!

Baca: BREAKINGNEWS: Jadi Isu Panas, Pemkab Klarifikasi TK Antam. Bukan Penggusuran Tapi Relokasi!

Baca: Suasana Panik! Murid dan Guru Menjerit-jerit Saat Eksekusi Pohon Sekolah!

Baca: Protes Penebangan Pohon, Alumni Berdatangan ke Sekolah Bentangkan Spanduk Berisi Ini

Baca: Awal Nikah Ngontrak Rumah & Tidur di Lantai, Kini Presenter Ini Punya Rumah Bak Istana

Puluhan siswa Taman Kanak (TK) Antam Kijang, Jalan Hang Tuah, komplek Relief Antam menjerit histeris, Jumat (28/7/2017) pagi, pukul 08.00.

Jeritan muncul setelah mereka melihat sejumlah pohon rindang di halaman TK mereka tumbang satu persatu di tangan petugas kebersihan dan pertamanan Bintan. Suara mesin sensor kayu yang meraung raung membuat siswa dan pengelola TK Antam Kijang ketakutan.

Sebagian mengira, tumbangnya pohon pohon di halaman TK pertanda eksekusi bangunan belajar berlangsung pagi itu. Raut wajah takut, panik dan sedih nampak terpancar di wajah wajah mereka.

Sebagian siswa hingga bergulingan di tanah sambil menangis. Sejumlah mata para guru berlinangan air mata. Ada yang hingga lemas dan harus dipapah masuk ruangan belajar.

Kejadian itu menarik perhatian warga sekitar. Mereka berdatangan dan mengerumini para siswa dan guru sekaligus membantu meredakan tangis mereka. "Kasihan sekali ya Allah, kaget dengar pagi pagi ada kejadian begini,"ujar Man, warga.

Kabar yang terjadi di TK Antam Kijang terdengar di telinga para alumni. Satu persatu mereka berdatangan ke lokasi sambil membawa spanduk putih bersikan bubuhan tanda tangan sebagai bentuk ungkapan rasa prihatin. Dua spanduk sepanjang 5 meter langsung dibentangkan di pagar masuk area TK.

Keributan sempat terjadi antara alumni dengan pekerja eksekusi pohon di halaman TK. Mereka meminta eksekusi pohon dihentikan dulu sebab membuat siswa dan pengelola TK menjerit ketakutan.

"Kalian ini benar benar tak ada hatilah, kalian pikir mereka ini kambing ya,"begitu ungkapan yang sempat terdengar di lokasi. (*)

Penulis: Aminudin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved