Breaking News:

Selama Dua Hari Wanita Ini Tidur di Samping Mayat Suaminya yang Ia Bunuh

Menurut petugas investigasi, pada Sabtu (22/7/2017) malam setelah makan malam, dia menawarkan alkohol kepada Nitish

shutterstock
Ilustrasi 

Shelpi, warga Bengal Barat, itu bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Royal Bank of Scotland.

Perempuan itu menunggu sampai akhir pekan untuk melaksanakan rencananya, yakni saat suaminya Nitish biasanya minum banyak sampai meronta-ronta.

Pembunuhan harus dilakukan pada Sabtu, akhir pekan lalu. Shelpi pun telah menunggu sepanjang minggu itu.

Menurut petugas investigasi, pada Sabtu (22/7/2017) malam setelah makan malam, dia menawarkan alkohol kepada Nitish.

Pelaku telah membeli alkohol tambahan untuk suaminya dari toko setempat di dekat rumahnya. "Dia mengatakan kepada suaminya bahwa itu ingin melayani lebih baik degang terus memberi suaminya alkohol sampai larut malam," kata seorang perwira penyelidik.

"Sekitar tengah malam, saat suaminya pingsan, dia pun mencekiknya. Tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya, dia terus tidur di kamar berukuran 8x10 kaki yang sama dengan mayat suaminya itu," kata petugas tersebut.

Selama lebih dari 48 jam, Shilpi tidak berani keluar rumah. Pada Senin (24/7/2017) pagi, sekitar pukul 09.00, penduduk setempat di desa Kapashera mendengar Shilpi menangis di luar rumahnya.

Dia menjerit sekuat-kuatnya, namun seorang penduduk desa yang menaruh curiga, lalu memberi tahu polisi yang segera menangkapnya.

Pada Kamis ini, polisi masih meminta keterangan dari tersangka dan motif-motifnya. Namun, warga di desanya mengenal Nitish memang pemabok.(*)

Editor: Mairi Nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved