Selama Pelatihan Saya Rindu Ingin Ketemu Moses Brian, Tapi Nggak Boleh Nengok

Brian sejak awal sudah berpesan tidak boleh membawa alat komunikasi dan tidak boleh ada keluarga yang mengunjungi selama pelatihan.

Selama Pelatihan Saya Rindu Ingin Ketemu Moses Brian, Tapi Nggak Boleh Nengok
Suasana di rumah duka, saat upacara adat sebelum pemakaman Moses Brian Reanaldy (18) 

Baca: BREAKINGNEWS. Mahasiswa Politeknik Meninggal saat Opspek

Baca: Priyono: Ini Bukan Opspek, Tapi Latihan Bela Negara dan Kedisiplinan bagi Mahasiswa

Baca: Moses Diduga Kelainan Jantung, Begini Kronologi Meninggalnya Mahasiswa Politeknik Batam

Setiba di sana, dokter malah balik bertanya, apakah selama ini Brian mempunyai penyakit.

"Saya bingung menjawabnya. Yang jelas, sebelum ikut pelatihan itu, dia sehat dan lulus dalam tes kesehatan," sambungnya.

Selama 10 hari menjalani pelatihan, ibu Brian mengaku rindu pada anaknya tersebut.

Sambil menangis ia bercerita kalau tidak bisa bertemu anaknya saat pelatihan.

Sebab, Brian sejak awal sudah berpesan tidak boleh membawa alat komunikasi dan tidak boleh ada keluarga yang mengunjungi selama pelatihan.

"Anak saya ini orangnya penurut. Kalau dilarang ya dilarang. Saya sempat rindu dengan Brian ingin ketemu, tapi selama pelatihan tak boleh nengok," sebutnya.

Pihak keluarga sangat menyayangkan pihak kampus Politeknik.

Pasalnya, semenjak anaknya meninggal, sampai saat ini tidak ada keterangan resmi terkait kematian Brian.

"Mereka hanya datang menyampaikan dukacita saja. Untuk keterangan resmi terkait penyebab dia meninggal belum ada," katanya.

Penulis:
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved