BATAM TERKINI

Terimbas Kenaikan Harga Garam, Kini Harga Bumbu Ini Juga Ikutan Naik

Kelangkaan garam selama dua minggu belakangan tak hanya mengakibatkan kenaikan harga garam di pasaran juga mengakibatkan kenaikan harga bumbu lain.

Terimbas Kenaikan Harga Garam, Kini Harga Bumbu Ini Juga Ikutan Naik
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Saat ini, garam di pasar Fanindo mengalami kelangkaan akibat pasokan yang terhenti. Akibatnya, stok mulai menipis. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Terhentinya pasokan garam dari suplier selama dua minggu belakangan tak hanya mengakibatkan kenaikan harga garam di pasaran akibat stok yang kian menipis.

Kelangkaan garam juga membuat harga bumbu giling yang biasa dijual di pasar tradisional mengalami kenaikan. Hal itu diakui Riyanti, penjual bumbu di pasar Fanindo.

Wanita itu mengaku harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli garam, sehingga dia terpaksa juga menaikkan harga bumbu jadi yang dijualnya.

"Untuk menggiling bumbu inikan kita memakai garam kasar, tapi satu minggu belakangan garam langka, sudah gitu harga juga naik," katanya kepada Tribun Batam.

Dia mengaku  terpaksa menaikkan harga bumbu jualannya untuk menutupi biaya pembelian garam yang harganya naik sampai 70 persen.

Baca: Dua Minggu Tak Ada Pasokan, Stok Garam Kasar di Pasar Fanindo Menipis

Baca: Jika Agama Tak Diakui Pemerintah, Begini Cara Isi Kolom Agama pada KTP Elektronik

Baca: Soal Utang Senilai Rp 1 Miliar, DPRD Batam Akan Bertanggungjawab

"Sekarang garam mahal, kita juga nyarinya susah," kata Riyanti.

Riyanti mengatakan, langkanya garam tersebut dikarenakan tidak masuknya pasokan garam dari Jawa.

"Kalau di Batam ini garamnya dari Jawa, katanya petani garam di Jawa, panennya sedikit jadi pasokan tidak masuk ke Batam," kata Riyanti. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Sabtu, 29 Juli 2017

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved