ADA ADA SAJA
Gara-gara Hal Sepele Ini, Anda Bisa Ditangkap di Bandara Changi dan Dihukum 2 Tahun Penjara
Mereka membeli boarding pass, bahkan tiket pesawat, untuk bisa memasuki area transit Bandara Changi, tapi tidak untuk terbang.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Singapura memiliki banyak peraturan yang ketat meskipun kadang tidak masuk akal.
Misalnya, terkait peraturan masuk Bandara Internasional Changi.
Buktinya, puluhan orang ditangkap petugas kepolisian di Bandara Internasional Changi, Singapura gara-gara hal sepele.
Mereka membeli boarding pass, bahkan tiket pesawat, untuk bisa memasuki area transit Bandara Changi, tapi tidak untuk terbang.
Di antara mereka ternyata memanfaatkan Changi Airport untuk memasarkan produk atau antre untuk mendapatkan peluncuran produk terbaru, seperti iPhone 7.
Sebagian lagi membeli pass bandara untuk tetap berada di area transit, menghabiskan banyak waktu dengan anggota keluarga atau teman yang akan meninggalkan Singapura.
Menurut otoritas Bandara, selama 2017 ini, sebanyak 59 orang ditangkap karena menyalahgunakan tiket masuk.
Jumlah itu meningkat hampir tiga kali lipat dari 22 orang yang tertangkap pada tahun 2015 dan 23 orang tahun lalu.
"Orang yang menyalahgunakan boarding pass terdeteksi saat mereka keluar melalui pintu imigrasi," kata juru bicara kepolisian.
Selama tiga hari penggerebekan yang berakhir pada Jumat pekan lalu, 44 pria berusia antara 17 dan 65 ditangkap karena mempromosikan game dan game publik di depan umum.
Sunday Times mengatakan bahwa banyak dari mereka membeli tiket pesawat murah seperti Scoot dan Tigerair.
Tiket sekali jalan Scoot dari Singapura ke Jakarta bulan depan, misalnya, hanya Sin 40 dolar atau sekitar Rp 400 ribu.
Scoot dan Tigerair mengatakan bahwa mereka tidak bisa melacak penumpang yang membeli tiket satu kali jalan dan menurut mereka menilai bahwa hal itu bukan pelanggaran.
Meski demikian, polisi setempat menjerat pelanggar karena telah menyalahgunakan boarding pass.
Jika terbukti bersalah, mereka bisa dipenjara selama dua tahun atau didenda 1.000 dolar atau keduanya.
Polisi menolak memberikan rincian tentang kasus-kasus yang telah diadili dan hukuman yang telah dijatuhkan.
Namun, dari laporan Sunday Times, banyak masyarakat yang tidak tahu kalau hal itu merupakan pelanggaran.