Kecelakaan Bus Sekolah di Barelang

Sopir Ngaku Jumlah Penumpang Melebihi Kursi. Kapasitas 27, Penumpang 50 Orang!

Sopir Ngaku Jumlah Penumpang Melebihi Kursi. Kapasitas 27, Penumpang 50 Orang!

Sopir Ngaku Jumlah Penumpang Melebihi Kursi. Kapasitas 27, Penumpang 50 Orang!
tribunbatam/ian pertanian
Kondisi bus sekolah terbalik di Setokok 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Selain sudah uzur, Hoddi Sitompul sopir bus sekolah yang kecelakaan di jalan tanjakan Pulau Setokok mengaku, saat kejadian jumlah penumpang juga melebihi jumlah kursi.

Bus sekolah yang di kendarai Hoddi yang berangkat dari Tembesi menuju setokok, membawa penumpang anak sekolah mulau SD,SMP,SMA dan guru sebanyak 50 orang. "Memang penumpangnya ada sekitar 50 orang, itu sejak beberapa minggu belakangan, penambahan penumpang sangat banyak,"kata Hoddi.

Bus yang dikendari Hoddi, itu diketahui sudah berumur dimana umur kendaraan tersebut sudah hampir 10 tahun."Semenjak bus itu ada sudah ada 10 tahun, saya yang menjadi supirnya, kalau dibilang layak ya seperti itulah,"kata Hoddi.

Selama ini bus tersebut selalu beroperasi, untuk mengantar jemput anak-anak sekolah dari Setokok ke Tembesi."Kalau dulu penumpangnya tidak terlalu banyak, jadi kalau ditanjakan itu masih kuat, biasanya ditanjakan tersebut mobil saya bawa serong-menyerong agar bisa menanjak, namun tadi pagi saya sudah berusaha, mungkin karena sewanya terlalu banyak jadi mobilnya tidak sanggup naik,"katanya.

Bus sekolah yang dikendaria oleh Hoddi, sebenarnya kapasitasnya hanya 27 orang jika pakai kursi, namun karena busnya hanya memiliki kursi di samping kiri dan kanan, dan selebihnya berdiri, penumpang bisa masuk lebih banyak.

Hoddi, sendiri tidak mengalami luka yang serius hanya saya seluruh badan dan baju yang dikenakanya berlumur oli. Hoddi, juga terlihat masih syok dengang kejadian tersebut.

Di RSUD EF Hoddi, terlihat menjenggut semua penumpangnya yang ikut bersama dalam kecelakaan tersebut. Saat bertemu dengan Kepala dinas pendidikan Hoddi mengatakan dirinya sudah berusaha mengendalikan bus sekolah tetapi karena mesin mati dan rem blong, dirinya harus menabrak tiang listrik agar bus tidak masuk jurang.

Guru dan orangtua serta kadisdik Kota Batam, Muslim Bidin, mengucapkan terimakasih kepada Hoddi, karena tidak sampai ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved