Keracunan Santri di Karimiun Disebabkan Bakteri. Bagaimana Bisa Masuk ke Makanan?

Makanan yang dikonsumsi sudah tercemar bakteri staphylococcus aureus. Bakteri itu teridentifikasi di nasi, telur dan mie yang ada di dalam nasi kotak

Keracunan Santri di Karimiun Disebabkan Bakteri. Bagaimana Bisa Masuk ke Makanan?
tribunbatam/rachta yahya
Puluhan santri Ponpes Hidayatullah Karimun yang diduga keracunan massal tengah mendapat perawatan di RS Bakti Timah, Sabtu (22/7/2017) malam 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun menerima hasil uji laboratorium dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Batam terkait penyebab keracunan di dua Pondok Pesantren. akhir Juli lalu.

Dari hasil uji labotorium yang diterima pada Selasa (1/8/2017) lalu itu diketahui, para santri dan guru pondok pesantren terinfeksi bakteri staphylococcus aureus yang berada di makanan.

"Makanan yang dikonsumsi sudah tercemar bakteri staphylococcus aureus. Bakteri itu teridentifikasi di nasi, telur dan mie yang ada di dalam nasi kotak," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi.

Baca: BREAKINGNEWS. Bandar Sabu Bersenjata Api Ditangkap Intel Kodim Bintan saat Pesta Narkoba

Baca: Ini Efek yang Dirasakan Tora Sudiro Usai Konsumsi Dumolid: Pikiran Tenang dan Pulas Tidur

Bagaimana bakteri ini bisa masuk makanan?

Menurut Rachmadi, bakteri ini bisa saja masuk ke makanan jika proses penyajiannya terlalu lama. Atau, penyajian makanan dalam keadaan terbuka serta kondisi lingkungan yang kurang higienis.

Rachmadi menyebutkan, sekitar 50 persen manusia membawa bakteri staphylococcus aureus di tubuhnya.

"Tapi berkembang atau tidaknya bakteri itu terngantung daya tubuh masing-masing orang," katanya.

Saat ini kondisi para santri yang keracunan telah membaik. Biaya pengobatan selama di rumah sakit ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Karimun.

Sedangkan biaya pengobatan atau pemeriksaan lanjutan para santri ditanggung oleh pihak katering.

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved