Pemuda Jago Komputer yang Hentikan Serangan Virus WannaCry Ditahan FBI. Ada Apa?

Marcus ditahan di Pusat Penahanan Henderson namun kemudian dipindahkan ke fasilitas lain, demikian seorang kawannya menginformasikan.

Pemuda Jago Komputer yang Hentikan Serangan Virus WannaCry Ditahan FBI. Ada Apa?
Youtube
Marcus Hutchins 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LAS VEGAS - Marcus Hutchins (23), pahlawan yang menghentikan penyebaran virus ransomwire bernama WannaCry dikabarkan ditahan oleh biro intelijen Amerika Serikat, FBI

Seperti dilansir motherboard.voice.com, hingga saat ini belum diketahui, kenapa Marcus ditahan FBI.

Badan Kejahatan Nasional Inggris, ketika dikonfirmasi oleh Mail Online sudah mengetahui penahanan ini, tetapi belum mendapat informasi alasan pemuda asal Inggris dari Ilfracombe, Devon ini ditahan

Marcus menjadi pahlawan dunia ketika berhasil menghentikan penyebaran ransomwire yang memblokir seluruh jaaringan komputer global dan mengunci database banyak perusahaan.

Peretas yang memblokir ratusan ribu komputer ini meminta tebusan jika ingin komputer mereka bisa dibuka kembali.

Marcus Hutchins menemukan 'kill switch' untuk virus tersebut dan kemudian menyelamatkan banyak perusahaan di seluruh dunia.

Di antara perusahaan yang diserang virus ini adalah jaringan rumah sakit NHS, FedEx dan perusahaan keretaapi Jerman, Deutsche Bahn, pada Mei lalu.

Menurut informasi, Marcus yang kemudian dijuluki sebagai “MalwareTech” ini ditangkap di Nevada.

Marcus ditahan di Pusat Penahanan Henderson namun kemudian dipindahkan ke fasilitas lain, demikian seorang kawannya menginformasikan.

Peta real-time serangan ransomware WannaCry hasil pantauan botnet tracker MalwareTech.
Peta real-time serangan ransomware WannaCry hasil pantauan botnet tracker MalwareTech. (MalwareTech.com)

Hutchins berada di Las Vegas untuk konferensi tentang hacking Black Hat dan Def Con.

Teman anonimnya itu berkata, "Saya sudah berbicara dengan para Marshall AS dan mereka mengatakan tidak memiliki catatan tentang Marcus. Kami sudah 18 jam mencoba menghubungi Marcus, tapi kami tidak tahu kemana dia dibawa,” katanya seperti dilansir Motherboard, Kamis (3/8/2017).

Seorang jurubicara Marshal AS mengatakan kepada Motherboard bahwa Marcus ditangkap oleh FBI, namun FBI hingga saat ini belum memberikan komentar.

Penangkapan itu membuat Badan Kejahatan Nasional Inggris sibuk karena Marcus pria ini sebelumnya diminta untuk membantu menyelamatkan jaringan komputer yang terserang virus.

Marcus bekerja untuk perusahaan antivirus Kryptos Logic yang berbasis di Los Angeles.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved