Polisi Tembak Pelaku Pembakaran Orang yang Dituduh Curi Amplifier di Bekasi. Ini Sebabnya

Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra menerangkan, SD melarikan diri setelah mengetahui dirinya dicari polisi.

Polisi Tembak Pelaku Pembakaran Orang yang Dituduh Curi Amplifier di Bekasi. Ini Sebabnya
Tribunnews.com/ Abdul Qodir
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adisaputra didampingi Kasat Reskrim AKBP Rizal Marito saat mengangkat barang bukti batu kali dan kayu yang digunakan saat peristiwa pembakaran pria di Babelan Bekasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi terpaksa melumpuhkan SD (27) menggunakan timah panas.

Pria ini diduga satu dari lima pelaku pembakaran Muhammad Aljahra alias Zoya (30) yang dituduh mencuri amplifier musala.

Pelaku berperan menyiram bensin dan membakar Zoya .

Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra menerangkan, SD melarikan diri setelah mengetahui dirinya dicari polisi.

Baca: NGERI! Irpan Sudah Lima Kali Menculik Anak di Batam, Setelah Dicabuli Ditinggalkan Begitu Saja

SD yang berprofesi sebagai pedagang ini kabur ke Kampung Cigunung, Cimanuk, Pandeglang, Banten.

Dia terpaksa ditembak oleh aparat karena berusaha melarikan diri saat diminta menunjukan pelaku lain.

"Untuk saudara SD (27), yang perannya menyiram dan membakar korban, terpaksa harus kami tindak tegas dengan menembak bagian kaki. Karena saat hendak menunjukkan pelaku lain, mencoba melarikan diri," ujar Asep di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2017).

Polisi menginterogasi SD untuk menggali motif dirinya melakukan pembakaran terhadap MA.

SD mengaku sengaja membeli bensin eceran, kemudian menyiramkan bensin ke tubuh MA dan membakarnya.

Halaman
123
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved