Kepri Terus Merosot, Nurdin Mendadak Kumpulkan Kepala Daerah se-Kepri. Ini Curhatnya!

Kepri Terus Merosot, Nurdin Mendadak Kumpulkan Kepala Daerah se-Kepri. Ini Curhatnya!

Kepri Terus Merosot, Nurdin Mendadak Kumpulkan Kepala Daerah se-Kepri. Ini Curhatnya!
Gubernur Kepri Nurdin Basirun memantau arus mudik di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kamis (22/6/2017) 

Salah satu saran yang disampaikan Nurdin adalah Kepala Daerah di Kepri harus berani membuat kebijakan yang tidak populer. Misalnya tidak lagi memberikan bantuan langsung ke masyarakat miskin, baik berupa uang, perbaikan rumah atau pemberian alat-alat untuk usaha.

Menurut Nurdin cara pengentasan kemiskinan yang dilakukan selama ini tidak menyelesaikan masalah secara permanen. Tidak membuat pertumbuhan ekonomi naik. Kecenderungan yang terjadi di tengah masyarakat adalah mereka mengharap bantuan pemerintah setiap tahun.

Sementara bantuan-bantuan langsung yang diberikan setiap tahun tersebut hanya bisa bertahan selama 3 - 4 tahun. Selepas itu, masyarakat yang diberi bantuan taraf hidupnya kembali ke semula.

"Setiap bupati dan wali kota harus punya produk unggulan di setiap daerahnya. Harus berani membuat terobosan baru, terutama dalam menyikapi berbagai aturan yang menghambat pembangunan. Meski kita berpedoman pada Undang-undang Otonomi Daerah, tetapi aspek hukum jangan diabaikan," pesan Nurdin.

Gubernur Kepri itu mengapresiasi wali kota Batam yang berani membuat terobosan baru mengalihkan Batam dari kota industri menjadi kota pariwisata.

Begitu juga dengan Kabupaten Karimun yang meski terbawa kelesuan ekonomi tetapi masih bisa mencatat pertumbunan ekonominya mencapai 6,6 persen di pertengahan tahun 2017 ini. Angka tersebut mengungguli seluruh Kabupaten Kota se Kepri. Maka itu,

Bupati Kabupaten Karimun Aunur Rafik mengusulkan agar Kabupaten Karimun dimasukan dalam sampel surver pertumbuhan ekonomi yang dilakukan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kepri. Selama ini BI Kepri hanya mengambil Kota Batam dan Kota Tanjungpinang dalam melakukan survei pertumbuhan ekonomi.

Untuk Kabupaten Lingga, Nurdin juga menyarankan disamping pertanian juga melirik investasi dari jual beli air baku. Apalagi jumlah investasi air baku tidak terlalu besar.

Kabupaten Bintan diingatkan Nurdin harus punya produk unggulan yang bisa memenuhi kebutuhan Bintan dan Kabupaten Kota di Kepri. Nurdin mencontohkan dengan kekayaan yang dimiliki Bintan untuk semangka dan pisang saja masi mengimpor dari daerah lain. Padahal apabila digarap penduduk lokal, Bintan bisa jadi sentra banya produk pertanian.

Begitu juga Natuna dan Lingga,
Nurdin berharap kedua daerah yang kaya hasil laut tersebut bisa juga unggul dibidang pariwisata. Kepala daeranya diminta mencari terobosan agar transportasi ke kedua daerah tersebut bisa lancar. Salah satunya harus ada daya tarik yang membuat maskapai penerbangan bisa membuka rute ke kedua daerah tersebut.

"Infrastruktur juga harus jadi prioritas setiap kepala daerah jika daerahnya mau maju. Kita akan berjuang bersama-sama. Saya semampu saya akan terus melakukan apapun yang saya bisa lakukan. Setiap bertemu pejabat negera, siapa pun itu, selalu saya sampaikan kondisi Kepri ini dan langkah-langkah apa yang akan kita lakukan" tegar Nurdin mengakhiri Rakor. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved