NGERI! Komplotan Remaja Pemalak Anak Sekolah di Sagulung dan Batuaji Ini Ternyata Ada Ceweknya

Jumlah gangster belia ini semuanya masih di bawah umur, paling besar 16 tahun. Di antara mereka bahkan ada satu orang cewek ABG.

NGERI! Komplotan Remaja Pemalak Anak Sekolah di Sagulung dan Batuaji Ini Ternyata Ada Ceweknya
It (14), satu dari lima komplotan pemerasan di kawasan Sagulung dan Batuaji, Batam 

Lporan Tribun Batam Ian Sitanggang

BATAM TRIBUNNEWS.COM BATAM - Miris dan prihatin. Inilah ungkapan yang tepat melihat kelakuan anak-anak yang masih usia remaja.

Secara berkomplotan, kerjanya melakukan pemerasan terhadap anak-anak seusia mereka di daerah Batuaji dan Sagulung.

Jumlah gangster belia ini semuanya masih di bawah umur, paling besar 16 tahun. Di antara mereka bahkan ada satu orang cewek ABG.

Tiga inisial mereka diamankan oleh Polsek Sagulung berinisial YN (16) dan Rn (14) dan Ri (13), Rabu (23/8/2017).

Baca: Ngeri! Komplotan ABG Ini Suka Palak Anak Sekolah di Batuaji. Suka Tonjok Korbannya!

Selain ketiganya, ada seorang perempuan yang juga masih sangat muda bernama It dalam kelompok tersebut.

ABG yang masih berusia 14 tahun ini diamankan Polsek Sagulung di Bengkong setelah melakukan pengembangan dari penangkapan sebelumnya.

It diketahui remaja putus sekolah. Setelah teman-temannya terrtangkap, ia kabur dan berembunyi di Bengkong, namun berhasil dilacak polisi dan ditangkap pada Kamis (24/8/2017).

Kapolsek Sagulung, AKP Hendrianto mengatakan, komplotan pelaku pemerasan yang sudah belasan kali beraksi di daerah Batuaji dan Sagulung, semuanya masih remaja.

Dilanjutkan Hendrianto, It selalu ikut beraksi dalam setiap aksi yang dilakukan oleh komplotan mereka.

"Cewek ini bukan hanya sekedar ikut-ikutan tetapi dia juga ikut melakukan pemalakan,” kata Hendrianto.

Hingga saat ini, polisi masih memburu seorang lagi berinisial RZ (16).

"Komplotan anak-anak ini sering beraksi di daerah Sagulung dan Batuaji, mereka benjumlah lima orang," kata Hendrianto.

Yang menjadi target komplotan tersebut adalah anak-anak sekolah. Komplotan ini sering memalak uang jajan anak sekolah setiap pagi.

Jika tidak diberikan, pelaku juga tidak sengan-sengan melukai korbannya.

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved