BATAM TERKINI

Wakil Wali Kota Batam : PLN Harus Sosialisasikan Kenaikan Tarif Untuk Yakinkan Masyarakat

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta Bright PLN Batam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kenaikan tarif listrik sebesar 15 %.

Wakil Wali Kota Batam : PLN Harus Sosialisasikan Kenaikan Tarif Untuk Yakinkan Masyarakat
tribunbatam/ian pertanian
Wakil Walikota Amsakar Ahmad 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta Bright PLN Batam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kenaikan tarif listrik sebesar 15 persen yang akan dilakukan September untuk tagihan Oktober.

Sosialisasi tersebut diharapkan juga sudah termasuk di dalamnya bagaimana meyakinkan masyarakat untuk menerima kebijakan yang telah diambil demi menyelamatkan keuangan perusahaan itu.

Pada pertemuan yang dihadiri perwakilan RW, Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (Ampli) Batam, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, beberapa waktu lalu, Amsakar mengungkapkan jika saat itu tercapai kesepakatan angka kenaikan tarif listrik Batam, yakni 15 persen, 15 persen, 15 persen, dari semula 30 persen, 15 persen.

Itu sebagaimana Peraturan Gubernur Kepri Nomor 21 tahun 2017 yang dituangkan dalam petunjuk teknis dinas terkait.

Baca: Ketua DPRD Batam : Tarif Listrik Naik, Pelayanan Harus Bagus

Baca: Benarkah Ada Remaja Jadi Korban Pil PCC di Batam? Begini Penjelasan BNN Provinsi Kepri

Baca: Tolak Kenaikan Tarif Listrik, Warga Sagulung Berniat PTUN-kan Pergub Kepri

"Pembahasan saat itu memang cukup alot. Tapi kalau formatnya sesuai kesepakatan, daripada byar pet menurut saya tak ada persoalan karena memang sudah komitmen," kata Amsakar di Gedung Wali Kota Batam.

Tinggal saat ini bagaimana PLN melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara itu, usai rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Gedung Graha Kepri Jumat lalu, Direktur Utama PLN Batam, Dadan Kurniadipura mengatakan, pihaknya menjamin dengan keputusan kenaikan tarif listrik 15 persen pada September yang ditagihkan Oktober, dan 15 persen lagi pada Desember yang ditagihkan Januari, mulai Jumat malam tidak ada pemadaman listrik bergilir. Namun di lapangan, nyatanya listrik kembali padam.

"Katanya listrik tak padam lagi. Mana, di sini padam," kata warga Piayu, Adi.

Manager Public Relation Bright PLN Batam, Bukti Panggabean yang dikonfirmasi Tribun membenarkan informasi tersebut. Namun dikatakannya, listrik padam di kawasan tersebut karena ada gangguan lokal. Bukan karena disengaja. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Minggu 17 September 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved