Kasus KONI Natuna, Terdakwa Wahyu Nugroho Jalani Sidang Perdana. Begini Dakwaan Jaksa!

Kasus KONI Natuna, Terdakwa Wahyu Nugroho Jalani Sidang Perdana. Begini Dakwaan Jaksa!

Kasus KONI Natuna, Terdakwa Wahyu Nugroho Jalani Sidang Perdana. Begini Dakwaan Jaksa!
TribunBatam/Wahib Waffa
Terdakwa Kasus KONI Natuna Wahyu Nugroho 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Salah satu unsur melawan hukum atas tindak pidana korupsi perkara KONI Natuna yakni tidak sesuai perjanjian naskah hibah daerah dengan KONI Natuna.

Baca: BREAKINGNEWS: Kasus KONI Natuna, Kejaksaan Tahan Defri-Wahyu di Rutan Tanjungpinang!

Baca: Penipuan Berkedok Anak Korban Sakit Merebak di Karimun, Rekan Kasatreskrim Jadi Korban?

Baca: Direktur RSUD Bintan Datang Melayat, Suasana Langsung Panas. Terdengar Teriakan Warga Marah!

Baca: Misteri Terbongkar! Kenapa Pria Kerap Mengambil Keputusan Bodoh Ketika Terangsang? Ini Jawabnya!

Dimana KONI tetap mengajukan anggaran meski masa bakti jabatan organisasi KONI telah habis.

Sidang perdana dugaan korupsi KONI natuna atas nama terdakwa Wahyu Nugroho ‎digelar dengan agenda sidang pembacaan dakwaan. Dalam isi dakwaan itu, Roesli yang bertindak sebagai JPU memaparkan isi dakwaan.

Ada beberapa point yang diangap oleh JPU sebagai upaya melawan hukum dan tidak sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (ADART) organisasi KONI Natuna.

"Masa bakti KONI Natuna dinyatakan telah habis sejak bulan Juli 2010 dari masa bakti 2006-2010. KONI diketahui tetap mengajukan anggaran pada bulan Januari 2011," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kepri Roesli SH saat persidangan berlangsung, Rabu (20/9) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Menurut Roesli, Wahyu Nugroho saat itu juga sebagai Plt Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Natuna tetap membuat nota dinas kepada Bupati Natuna atas pengajuan dana hibah KONI sebesar Rp 1,1 miliar.

Halaman
12
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved