PELUANG! Malaysia Akan Tambah Jatah Pemain Asing Asia Tenggara di Liga Domestik

Kabar baik bagi para pemain-pemain sepakbola Indonesia yang ingin mengikuti jejak Andik Vermansyah untuk bermain di M League, Malaysia.

Twitter FAM
Liga Premier Malaysia 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JOHOR BAHRU - Kabar baik bagi para pemain-pemain sepakbola Indonesia yang ingin mengikuti jejak Andik Vermansyah untuk bermain di M League, Malaysia.

Soalnya, organisasi sepakbola negara itu, FA Malaysia, akan menambah jata\h pemain asing dari Asia Tenggara untuk klub-klub yang bertanding di liga domestik Malaysia tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Presiden FAM Tengku Ismail Sultan Ibrahim saat membuka Liga Super di Johor Bahru, kemarin.

telah mengakui bahwa rencana untuk menambahkan slot pemain asing lainnya di M-League untuk pemain Asia Tenggara dibahas dengan tujuan menghasilkan pendapatan untuk liga dan klub.
Berbicara kepada pers saat piala Liga Super baru pembukaan acara di Johor Bahru pada hari Selasa, Tengku Ismail, yang juga dikenal sebagai TMJ oleh penggemar, memberikan rincian lebih lanjut tentang rencana tersebut.

Meskipun belum ada keputusan kuota setiap klub untuk mendatangkan pemain asing, namun Ismail memperkirakan akan menambah slot untuk 4-5 pemain di setiap klub.

"Ini adalah permintaan para sponsor. Ada sponsor yang menyatakan pendapat bahwa jika kita menambah kuota ASEAN untuk Liga M, jumlah penonton akan meningkat," katanya.

Jika semakin banyak penonton yang bisa ditarik dari setiap pertandingan, maka akan banyak uang yang dihasilkan untuk liga maupun tim-tim yang bertanding.

Menurut Ismail, yang juga pimpinan penyelenggara M-League Football Malaysia LLP (FMLLP), pendapatan ini semuanya akan diterima oleh klub, bukan FAM.

"Saya tidak ingin ada (uang itu) yang masuk ke FAM. Saya ingin seluruhnya diterima oleh klub. Impian saya, melihat klub Malaysia menerima RM 6 sampai 7 juta (atau sekitar Rp 18 miliar) setiap tahun," katanya seperti dikutip goal.com.

Di Malaysia, kompetisi liga domestik dibagi dua, yakni Liga Primer dan Liga Super setara divisi 2 atau Liga 2 Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved