Oknum Auditor Diduga Minta Suap Moge, BPK Siapkan Sanksi Khusus

BPK memulai pemeriksaan internal setelah memperoleh laporan dari masyarakat tentang indikasi penyalahgunaan wewenang oleh oknum auditor.

Oknum Auditor Diduga Minta Suap Moge, BPK Siapkan Sanksi Khusus
TRIBUNNEWS.COM
Gedung Badan Pemeriksa Keuangan, Jalan Gatot Subroto Kav 31, Jakarta Pusat. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan telah memeriksa secara internal oknum auditor yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap dari sebuah perusahaan untuk mempermudah audit laporan keuangan.

"Saat ini hasil pemeriksaan internal BPK tersebut akan segera disampaikan ke instansi penegak hukum," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Internasional BPK, Yudi Ramdan Budiman, ketika dihubungi Antara di Jakarta, Kamis (21/9/2017) malam.

Yudi mengatakan BPK memulai pemeriksaan internal setelah memperoleh laporan dari masyarakat tentang indikasi penyalahgunaan wewenang oleh oknum auditor tersebut.

"Hasil pemeriksaan lebih menyasar sanksi akibat pelanggaran kode etik. Sedangkan KPK bekerja di ranah pidananya," katanya.

Baca: TRAGIS! Muka Dicakar dan Dipukul Asbak, Nyawa Wanita Ini Melayang di Tangan sang Kekasih

Baca: Minat Jadi CPNS Membludak, Bisnis Bimbel Tes CPNS 2017 Naik Daun. Segini Tarif per Paket Bimbingan

Baca: Benarkah Mobil Sitaan KPK Banyak yang Rusak? Lakukan Ini Sebelum Ikut Lelang!

Namun, Yudi enggan menjelaskan terinci kasus suap yang melibatkan auditor tersebut. Menurut dia, BPK dan KPK akan menggelar konferensi pers bersama pada Jumat (22/9/2017) siang ini terkait kasus itu.

Sebelumnya diberitakan, KPK menetapkan tersangka dan menahan seorang auditor BPK karena diduga menerima suap berupa sepeda motor gede Harley Davidson.

Oknum tersebut diduga meminta hadiah moge kepada PT Jasa Marga Persero Tbk karena menemukan penyimpangan dalam laporan keuangan perusahaan pelat merah itu. (*)

*Berita ini juga tayang di Wartakota dengan judul : Diduga Minta Hadiah Moge, BPK Sudah Periksa Auditor yang Dicokok KPK

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved