Bunga KUR Bakal Dipangkas Jadi 7 Persen, Bank Mandiri Minta Ini ke Pemerintah

Pemerintah tengah melakukan kajian agar suku bunga kredit usaha rakyat ( KUR) dapat turun menjadi 7 persen. Saat ini, suku bunga KUR dipatok 9 persen.

Bunga KUR Bakal Dipangkas Jadi 7 Persen, Bank Mandiri Minta Ini ke Pemerintah
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah tengah melakukan kajian agar suku bunga kredit usaha rakyat ( KUR) dapat turun menjadi 7 persen. Saat ini, suku bunga KUR dipatok sebesar 9 persen.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, sebagai salah satu bank milik negara yang menyalurkan KUR, perseroan menyambut baik rencana tersebut.

Suku bunga KUR yang lebih rendah akan membuat masyarakat lebih mudah untuk mengakses.

"Kami melihat tentunya suku bunga ini kepada nasabah misalnya suku bunga semakin murah dan tentunya buat nasabah semakin mudah untuk mengakses dan membayar," kata Kartika di Menara Mandiri, Senin (25/9/2017).

Baca: Beli Rumah di Puri Selebriti 2, Bayar Cash Keras Bisa Cicil 24 Bulan

Baca: Beli Daihatsu Ayla Diskon Rp 11 Juta. Buruan!

Baca: ASTAGA! Saat Duel Gladiator, Korban Kejang Sekarat Bukan Ditolong Malah Dikira Kesurupan

Meskipun demikian, yang harus diperhatikan adalah posisi subsidi KUR. Pasalnya, subsidi tersebut dipandang harus tetap ada.

Untuk itu, Bank Mandiri mengharapkan ada struktur khusus untuk KUR yang kebutuhannya besar dari nasabah-nasabah plasma, misalnya di segmen replanting sawit. Nasabah seperti ini, imbuh dia, membutuhkan strategi khusus.

Namun begitu, secara umum perseroan mendukung penurunan suku bunga KUR. Selain itu, tutur Kartika, Bank Mandiri sebagai pelaksana program pemerintah mendukung penyaluran KUR ke sektor-sektor produktif.

"Kami menyambut baik penurunan bunga itu, sepanjang memang dari sisi struktur dan subsidi tidak berubah," ungkap Kartika. (*)

*Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul : Bank Mandiri Sambut Baik Suku Bunga KUR Turun, Namun...

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved