BATAM TERKINI

Menurut Kadishub Batam, Ini Penyebab Warga Kerap Jadi Korban Salah Sasaran Sweeping Taksi Online

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri menilai banyaknya warga yang menjadi korban salah sasaran sweeping taksi online karena faktor ini.

Menurut Kadishub Batam, Ini Penyebab Warga Kerap Jadi Korban Salah Sasaran Sweeping Taksi Online
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Seorang sopir mobil Avanza mendadak digeruduk sopir taksi pangkalan di Bandara Hang Nadim, Batam, Senin (18/9/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri tak memungkiri, banyak kasus salah sasaran yang terjadi pada pengendara roda empat di jalan. Kebanyakan mereka dikira sopir taksi online saat mengangkut penumpang.

Entah itu di kawasan Bandara Hang Nadim, pelabuhan atau tempat-tempat keramaian. Padahal tidak. Hal itu memang meresahkan.

"Kenapa coba bisa begitu? Karena tidak ada identitasnya," kata Yusfa, Senin (2/10/2017).

Baca: BREAKINGNEWS. Dikira Taksi Online, Patricia Syok Digertak Sopir Taksi Pangkalan Bandara Hang Nadim

Baca: Merasa Diintimidasi Sopir Taksi Bandara, Patricia Membuat Laporan Resmi. Ini Harapannya!

Baca: Tak Boleh Dibawa ke Kabin, Uang Rp 28 Juta Milik Penumpang Lion Air Lesap dari Bagasi

Maka dari itu, dengan pengurusan izin dan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017, diharapkan bisa menjadi jelas. Karena pengendara transportasi berbasis aplikasi dibekali identitas resmi sebagai sopir taksi.

"Makanya kami imbau segera diurus izin-izinnya, sehingga menjadi legal. Kalau sudah diurus, yang sweeping-sweeping di jalan itu yang akan kita tangkapin," ujar dia. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi cetak, Rabu 4 Oktober 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved