SADIS! Tega Habisi Nyawa Seorang Nenek, Segini Upah Dua Pembunuh Bayaran Ini

Kedua pelaku, yaitu Adam M Thaib dan Muhammad akrab disapa Ahmad Gayo tega menghabisi nyawa seorang nenek yang biasa tinggal sendirian.

SADIS! Tega Habisi Nyawa Seorang Nenek, Segini Upah Dua Pembunuh Bayaran Ini
Shutterstock
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Polres Aceh Utara menangkap eksekutor dan otak pelaku pembunuhan terhadap seorang nenek Hudaiman (55), warga Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (14/10/2017).

Kedua pelaku, yaitu Adam M Thaib dan Muhammad akrab disapa Ahmad Gayo, warga Desa Buket Linteung, Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji mengatakan, pembunuhan itu terjadi pada 6 September 2017.

"Motif pembunuhan ini sengketa tanah. Ahmad Gayo mengeksekusi korban atas suruhan Adam dengan bayaran Rp 5 juta," terang Untung di Aceh, Sabtu (14/10/2017).

Adam, sambung Kapolres, meminta Ahmad Gayo untuk membunuh nenek tersebut sekaligus mengambil putusan Pengadilan Negeri (PN) Aceh Utara atas sengketa tanah antara Adam dan Rudaimah.

Dalam kasus itu, sebanyak 25 saksi telah dimintai keterangan.

Baca: MEMILUKAN! Usai Nyalakan Mobil, Pria Ini Kehilangan Semua Anggota Keluarganya Secara Tragis

Baca: EDAN! Seorang Pria Habisi Nyawa Istri dan Dua Anaknya. Diduga karena Masalah Ini

Baca: Selamat Ya! Setelah Menunggu 11 Tahun, Akhirnya Siti Nurhaliza Hamil Anak Pertama

Baca: Pelanggan Ini Kaget Saat Kena Denda Rp 7,6 Juta dari PLN. Ternyata Gara-gara Ini

"Kasus ini agak unik, kita butuh ketelitian. Awalnya pelaku tak mengakui perbuatannya. Namun keterangan saksi-saksi lain, ternyata mengarah ke pelaku, belakangan dia baru mengakuinya," sebut Untung.

Kini keduanya ditahan di Mapolres Aceh Utara.

Hudaimah ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Sehari-hari nenek itu tinggal sendiri.

Jasadnya ditemukan oleh keluarganya dan melaporkan kasus itu ke Polsek Langkahan. (*)

*Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul : Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan dengan Bayaran Rp 5 Juta

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved