Heboh! Kantor KUA Meral Dirusak, Tiga Kaca Jendela Pecah. Begini Penampakannya!

Heboh! Kantor KUA Meral Dirusak, Tiga Kaca Jendela Pecah. Begini Penampakannya!

Heboh! Kantor KUA Meral Dirusak, Tiga Kaca Jendela Pecah. Begini Penampakannya!
tribunbatam/rachta yahya
Kaca kantor KUA Meral dirusak orang tak dikenal

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun jadi sasaran anarkis. Akibatnya tiga kaca jendelanya pecah.

Belum diketahui siapa pelaku tindakan anarkis tersebut. Namun begitu, petugas dari Polsek Meral mendapati batu yang diduga sebagai alat pengrusakan jendela kaca KUA Meral itu.

Baca: BREAKINGNEWS: Heboh Maling Sakti di Tanjungpinang! Ngilang Saat Dikerumuni dan Dihajar Warga!

Baca: Heboh! Desa Ini Dijuluki Desa Poligami, Ada Warga Datang Minta Nikah Siri! Ini Kisahnya!

Baca: Terungkap! Perang Dunia I Ternyata Pemicunya Sepotong Sandwich, Begini Kisahnya!

Baca: Terungkap! Beginilah Kronologi Meninggalnya Kiper Persela Lamongan Lawan Semen Padang!

"Pelaku belum diketahui, masih dalam lidik. Diduga dilempar dengan batu, itu setelah kami mendapati ada batu yang tergelat di dalam kantor," ujar Kapolsek Meral, AKP Saiful Badawi kepada Tribun Batam, Senin (16/10/2017).

Meski dirusak, Badawi memastikan tidak ada barang yang hilang dari KUA Meral tersebut. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh pegawai KUA saat masuk kerja Senin pagi. Kasus tersebut juga sudah dilaporkan ke Polsek Meral.

"Kapan dirusak belum ada yang tahu karena Sabtu dan Minggu mereka turup. Bisa jadi Jumat, bisa jadi juga Sabtu," kata Badawi.

Menurut keterangan saksi dari pihak KUA, dikatakan Badawi tidak ada permasalahan sebelumnya yang memungkinkan sebagai pemicu aksi anarkis tersebut dilakukan terhadap kantor KUA Meral.

Warga sekitar juga tidak ada mengetahui atau mendengar aksi anarkis dilakukan ke kantor KUA Meral dikarenakan lokasinya sedikit jauh dari pemukiman warga.

"Kata pihak KUA, semua baik-baik saja, tidak ribut-ribut sebelumnya. Bisa saja orang iseng atau orang mabuk, sebab kami dengar informasi, di sekitar TKP itu pada malam Minggu, kadang ada anak-anak yang mabuk obat batuk oplosan. Warga juga tidak ada dengar," ujar Badawi. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved