Mellennial

Melirik Pesona Sang Sapurba saat Fashion Carnaval

Diambilnya tema Sang Sapurba, memang bertujuan untuk memperkenalkan sejarah kebudayaan Melayu di nusantara.

Melirik Pesona Sang Sapurba saat Fashion Carnaval
TRIBUNBATAM/ANDRIANI
Mellennial 

KEBUDAYAAN Indonesia yang beragam kudu menjadi kebanggaan dan diaprisasi dalam bentuk banyak hal. Salah satunya adalah dengan pagelaran parade kostum yang unik dan menarik yang biasa disebut fashion carnaval.

Event ini biasanya sangat diminati para Mellennials dan peraga konstumnya pun dari kalangan kawula muda.

Di Batam, setiap tahun digelar Nongsa Carnaval untuk kali keempat di Turi Beach Resort, Nongsa, pada Sabtu (14/10/2017) malam lalu.

"Untuk tahun ini kami mengangkat tentang Sangsapurba. Sebelumnya karnaval dengan tema Sang Sapurba ini sudah pernah ditampilkan di Jember Fashion Carnaval 2017,”kata Silvia Hilda, Ketua Akari Kepri di sela-sela acara karnaval.

Diambilnya tema Sang Sapurba, lanjutnya, memang bertujuan untuk memperkenalkan sejarah kebudayaan Melayu di nusantara.

Kostum karnaval yang dikenakan disesuaikan dengan raja-raja kerajaan Melayu. Ada 15 kostum yang diperkenalkan dan disesuaikan dengan karakter raja-raja kerajaan Melayu.

Dari prolog karnaval diceritakan bahwa Sang Sapurba setelah sampai di Pulau Bintan, ia dinobatkan sebagai Raja Bintan dan di Bintan lah Sang Sapurba mengembangkan kerajaan Melayu hingga membangun istana di Temasek.

Dari sejarah itu pula, Temasek dikenal sebagai Singapura atau kota istana.

Di Kerajaan Bintan, Sang Sapurba membangun landasan sebuah negeri sebagai kerajaan Melayu dan dialah yang mengazazkan atau meletakan dasar berbagai aturan untuk kerajaan Melayu.

Dalam perjuangannya membangun kerajaan Melayu, Sang Sapurba dibantu oleh anaknya yakni Sang Nila Utama.

Setelah menyerahkan kekuaasaannya di Bintan, ia melakukan perjalanan menuju Indragiri dan terus mengembangkan semangat Melayu. Sang Sapurba ini dimaksud untuk menceritakan cikal bakal kerajaan Melayu di nusantara.

"Untuk kostum karnaval itu bisa dikreasikan sesuai dengan cerita Sang Sapurba. Dari karakter tokoh raja-raja, kemudian disesuaikan dengan kreasi dalam kostum karnaval,”terang Silvia.

Untuk kostum-kostum yang dikenakan merupakan karya Aya Collection dan Rumah Kreasi. Tidak hanya kostum, dalam pagelaran karnaval tentu saja make-up dan aksesoris sangat diperlukan agar terlihat menarik. (*)

Tips Menggelar Fashion Carnaval
1. Terus asah kreativitas untuk mendesain dan membaut fashion karnaval. Jika temanya tentang Sang Sapurba, tentu saja banyak hal yang harus digali dan diaplikasikan dalam sebuah busana.
2. Tidak ada batas kostum karnaval karena bisa dikreasikan selama ciri khas dari tema kostum tersebut tidak dihilangkan
3. Sesuaikan makeup dengan warna kostum. Untuk aksesoris juga bisa menggunakan kalung, hiasan rambut, gelang, cincin, dan hiasan kepala.
4. Kostum karnaval dapat mengisahkan sesuatu sehingga bermanfaat bagi orang banyak dan pariwisata Batam dan Kepri. (*)

Penulis:
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved