OTT KEPALA DINAS DI BATAM

Pengusaha Tak Kaget Kepala DLH Kena OTT: Setiap Urus Izin Mereka Selalu Minta Fee

Selama ini, sejumlah pengusaha mengaku selalu dimintai fee setiap mengajukan izin setiap pekerjaan limbah atau lingkungan hidup

Pengusaha Tak Kaget Kepala DLH Kena OTT: Setiap Urus Izin Mereka Selalu Minta Fee
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Ruang Kerja Kepala Dinas DLH Dendi Purnomo dipasang garis polisi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tertangkapnya Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Batam, Dendi Purnomo dalam operasi tangkap tangan (OTT) tim Polda Kepri, tidak membuat beberapa pelaku usaha yang bergerak di bidang limbah dan lingkungan hidup terperanjat.

Selama ini, sejumlah pengusaha mengaku selalu dimintai fee setiap mengajukan izin setiap pekerjaan limbah atau lingkungan hidup.

"Setiap ajukan izin untuk kegiatan tank cleaning di DLH selalu dimintai fee. Bahkan staf di DLH langsung menyebut nama kepala DLH yang meminta fee kegiatan tank cleaning.

Mau tidak mau yang kami berikan dengan mata uang dolar Singapura," kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Senin (23/10/2017) malam.

Baca: Penangkapan Kepala Dinas Pemko Batam - Dendi Pejabat Paling Lama, 12 Tahun Tak Diganti-ganti

Baca: Penangkapan Kepala Dinas Pemko Batam - Dendi Ditangkap Bersama Pengusaha Berinisial A. Siapa Dia?

Baca: Penangkapan Kepala Dinas Pemko Batam - Setelah OTT, Polisi Sempat Datangi Kantor Dendi

Dia mengaku, kegiatan tank cleaning selalu dilakukan di perairan Batuampar di kapal-kapal tanker.

Sebelum melakukan kegaiatan tank cleaning, izin yang harus dimiliki dari DLH yang dulu bernama Bapelda Kota Batam.

Untuk meminta tandatangan kepala DLH terhadap izin kegiatan tank cleaning, tidak mudah.

"Ya harus ada pembicaraan dulu, berapa fee yang disiapkan. Setelah setuju baru izin itu ditanda tangani," kataya.(*)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved