Terjatuh dan Tertimpa Motor Usai Ditendang, Penjambret Ini Tak Malu Minta Tolong ke Korbannya

Percobaan jambret itu bermula saat pelapor dalam perjalanan ke pasar PN, Teluk Uma menggendarai sepeda motor

Terjatuh dan Tertimpa Motor Usai Ditendang, Penjambret Ini Tak Malu Minta Tolong ke Korbannya
shutterstock
Ilustrasi Jambret 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Tindak pidana jambret kembali terjadi di Karimun.

Barizah (56), seorang pedagang pasar PN, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing dijambret seorang pria tidak dikenal di jalan Kampung Baru, Kecamatan Tebing, Sabtu (28/10/2017) subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

“Korban sudah datang ke Mapolsek tapi bukan melapor melainkan bersifat pemberitahuan karena Barlizah tidak mengalami kerugian, tas yang dijambret berhasil diamankan korban,” kata Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono kepada Tribun Batam, Minggu (29/10/2017).

Budi menceritakan, percobaan jambret itu bermula saat pelapor dalam perjalanan ke pasar PN, Teluk Uma menggendarai sepeda motor Yamaha Mio warna putih BP 4358 OK.

Baca: Karena Alasan Ini, 4 Remaja Ini Dibebaskan Polsek Sagulung Setelah Ditahan Selama 9 Hari

Baca: Duo Crosser Cilik Ini Ramaikan Gubernur Cup Motor Cross Gastrak 2017. Punya Nyali Besar!

Baca: Harus Bayar Pajak dan Denda Sebanyak Ratusan Juta. Pedagang Tarempa: Jujur Kami Tak Sanggup!

Saat melewati jalan Kampung Baru, Tebing, pelapor merasa curiga dibuntuti seorang pria yang ia tidak kenal mengendarai sepeda motor besar, tapi pelapor tidak mengenali jenis sepeda motor itu.

“Pelapor sebenarnya sudah merasa curiga, karena pengendara motor itu tidak kunjung mendahului dirinya,” kata Budi.

Benar saja, di lokasi sepi, pengendara motor itu kemudian memepet Barlizah dari arah sebelah kiri.

Pria itu kemudian menjambret tas milik pelapor yang ia sandang di sebelah kirinya. Tali tas putus namun jatuh di atas paha kirinya.

Akibat kejadian itu, pelapor terjatuh dari sepeda motornya tapi sebelum ia terjatuh, pelapor sempat memberikan sebuah tendangan ke arah sepeda motor penjambret yang membuatnya terjatuh tak jauh dari pelapor jatuh.

Lucunya, penjambret sempat minta tolong kepada korban karena tertimpa sepeda motornya sendiri.

Melihat pelaku meringis, korban kemudian mengeluarkan kata makian. “Mampus kau, mau jambret aku”.

Setelah itu, pelapor berteriak minta tolong dan kemudian datang tiga warga yang sedang melintas membantu pelapor.

“Sayangnya, pelapor tidak memberitahukan kepada tiga orang warga yang membantu dia bahwa yang jatuh satu lagi itu adalah pelaku jambret, begitu dibantu, pelapor langsung melanjutkan perjalannya ke pasar PN.

Warga juga tidak mengira kalau itu adalah kejadian jambret, mereka menyangka lakalantas,” terang Budi.

Meski begitu, Budi mengaku pihaknya tetap melakukan upaya penyelidikan kasus tersebut terutama terhadap pelaku jambretnya. (yah)

* Baca berita terkait di Harian TRIBUN BATAM edisi Senin, 30 Oktober 2017

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved