Tega Habisi Nyawa Anak Kandung, Alasan Wanita Tua Ini Bikin Haru, Salahkah Dia?

Ketika ditanya mengapa tidak minta tolong keluarga untuk merawatnya, Huang menjawab dia tidak ingin memberikan beban pada orang lain

Tega Habisi Nyawa Anak Kandung, Alasan Wanita Tua Ini Bikin Haru, Salahkah Dia?
shanghaiist.com
HUang menangis di pengadilan 

"Saya semakin tua dan lemah, saya takut akan mati duluan, tidak ada yang merawatnya," kata Huang.

Dia juga mengatakan telah memikirkan perbuatannya ini selama seminggu.

Ketika ditanya mengapa tidak minta tolong keluarga untuk merawatnya, Huang menjawab dia tidak ingin memberikan beban pada orang lain.

"Akulah yang melahirkankannya dan membuatnya menderita," katanya.

"Saya lebih suka membunuhnya daripada membiarkan orang lain merawatnya," tambahnya.

"Mengakhiri hidupnya yang menyakitkan lebih baik daripada membiarkannya menderita lagi," lanjutnya.

Anak Huang lahir prematur yang menyebabkan cacat mental dan fisik yang parah hingga membuatnya tidak bisa berbicara, berjalan atau hidup sendiri.

Selama bertahun-tahun kondisinya semakin memburuk, hal ini menyebabkan sang ibu harus meluangkan waktu lebih untuk merawatnya.

Disisi lain, kondisi Huang semakin lemah karena umurnya yang bertambah tua.

Sebelumnya, teman-teman Huang telah menyarankan untuk membawa anaknya ke fasilitas kesejahteraan.

Halaman
123
Penulis: Rika Apriyanti
Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved