Terkait Dugaan Oplosan Beras. Nurdin Minta Pengusaha Tidak Menyalahgunakan Fasilitas FTZ

Dia juga meminta kepada semua pengusaha untuk tidak menyalahgunakan fasilitas FTZ dalam mencari keuntungan.

Terkait Dugaan Oplosan Beras. Nurdin Minta Pengusaha Tidak Menyalahgunakan Fasilitas FTZ
tribunbatam/thom limahekin
Gubernur Kepri Nurdin Basirun 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Dugaan pengoplosan yang dilakukan di pergudangan di Batuampar mengagetkan banyak pihak, termasuk Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Nurdin menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengusut tuntas apabila memang terjadi pengoplosan besar.

Dia juga meminta kepada semua pengusaha untuk tidak menyalahgunakan fasilitas FTZ dalam mencari keuntungan.

Baca: Begini Kondisi Pergudangan Tempat Beras Oplosan Setelah Digrebek Polisi

Baca: Terkait Penggrebekan Beras Oplosan di Batuampar, Kapolda Masih Menunggu Pelimpahan

Baca: Gubernur Kepri Nurdin Basirun Dukung Polisi Usut Tuntas Dugaan Pengoplosan Beras di Batuampar

"Ini kan sudah jelas mencari untung dengan mengoplos beras. Sekarangkan yang dirugikan masyarakat. Pemerintah harus bertindak tegas kepada perusahaan nakal yang memanfaatkan FTZ," katanya.

Sebelumnya, Mabes Polri melakuan pengerebekan gudang yang diduga melakukan oplosan beras. Penggerebekan itu dilakukan Subdit 1 Direktorat Ekonomi Baintelkam Mabes Polri di PT Usaha Kiat Permata pada Sabtu (04/11/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penggerebeka itu di Pimpin AKBP Kurniawan beserta  anggota yang didampingi oleh Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto SH, MSI dan Dirintelkam Polda Kepri Kombes Pol Musa Tampubolon SH, SIK, MSI.

Saat penangkapan terjadi, tengah berlangsung aktivitas pengoplosan beras, dengan cara mengganti karung beras illegal, sementara diduga beras asal Vietnam dioplos dengan beras lokal berbagai merk. (bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved