Tolak Sistem Registrasi yang Batasi 1 Orang Hanya 3 Simcard Prabayar, Pemilik Konter Bakar Simcard

Ia menegaskan, semua pemilik konter menolak atas sistem registrasi yang membatasi satu orang maksimal hanya tiga SIM prabayar

Tolak Sistem Registrasi yang Batasi 1 Orang Hanya 3 Simcard Prabayar, Pemilik Konter Bakar Simcard
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Puluhan pemilik konter yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celuller Indonesia (KNCI) membakar SIM Prabayar dari berbagai provider, Senin (6/11/2017). 

TRIBUNBATAM.id, KUDUS - Puluhan pemilik konter yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celuller Indonesia (KNCI) membakar SIM Prabayar dari berbagai provider, Senin (6/11/2017).

Pembakaran dilakukan di depan Perumahan Sakinah, Desa Karangampel, Kaliwungu, Kudus.

Sebelum dibakar mereka menumpuk kartu SIM Prabayar sembari orasi atas penolakan sistem registrasi yabg dinilai merugikan pemilik konter.

Nominal dari kartu SIM yang dibakar tersebut mencapai Rp 250 juta.

Baca: Data Registrasi Kartu Seluler Bisa Disalahgunakan? Kata Pemerintah Itu HOAX

Baca: Nomor KK Jadi Kendala Registrasi Kartu SIM Prabayar, Ini Sebabnya

Ketua KNCI Kudus Munir Adrilya, mengatakan, di Kudus ada sekitar 500 pemilik konter yang tergabung dalam KNCI.

Ia menegaskan, semua pemilik konter menolak atas sistem registrasi yang membatasi satu orang maksimal hanya tiga SIM prabayar.

"Karena omset kita akan langsung turun drastis. Dari yang semula kami registrasi perkonter sehari bisa 100 kartu kali ini tidak bisa. Karena maksimal hanya tiga kalau mau lebih harus datang ke gerainya," katanya.

Sementara, Fauzan Noor, perwakilan dari KNCI Jateng DIY menegaskan, pihaknya tidak menolak dengan sistem registrasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK).

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved