DEMO BURUH DI BATAM

Polisi Sudah Siap dengan Water Canon Terkait Pengamanan Aksi Buruh di Batam Centre

Sampai pukul 10.30 WIB, anggota polisi masih berada di sepanjang jalan Engku Putri dan mengunggu kedatangan buruh

Polisi Sudah Siap dengan Water Canon Terkait Pengamanan Aksi Buruh di Batam Centre
TRIBUNBATAM/ZABUR A
Polisi bersiap dengan kendaraan water canon terkait aksi buruh di Batam, Jumat (10/11/2017) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Satu unit water canon diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa buruh, Jumat (10/11/2017). 

Walaupun massa Aksi unjuk rasa belum tiba, water canon dan satu unit bus yang mangangkut personel polisi sudah siaga di Jalan Engku Putri Batam Center. 

Baca: Buruh Sudah Tampak Berkumpul di Simpang Panbil, Mukakuning Jumat Pagi Ini

Baca: DUH! Pasangan Lesbi Ini Ngaku Pernah Lakukan Pesta Seks di Kosan Mereka di Batuampar

Puluhan personel anggota Brimob Polda Kepri turun satu persatu dari bus yang mengangkutnya. 

Begitu juga kawat duri, juga disiapkan anggota Polisi. Sampai pukul 10.30 WIB, anggota polisi masih berada di sepanjang jalan Engku Putri dan mengunggu kedatangan buruh.

Sebagai tindak antisipasi atas hal-hal yang tidak di inginkan, Dalmas Satuan Sabhara Polresta Barelang menyiagakan 3 unit mobil water canon.

Beberapa unit mobil patroli dan puluhan Aparat gabungan dari Polsek Batam Kota dan Polresta Barelang, juga tampak sudah standby di sekitaran area Gedung Pemko Batam, jelang unjuk rasa ribuan buruh yang sudah bergerak menuju Gedung Pemko Batam.

Pantauan Tribun, ribuan pengunjuk rasa buruh se-Kota Batam berkumpul di titik temu depan Panggil Mall dan sudah mulai bergerak menuju Kantor Walikota Batam. Jum'at (10/11/2017).

Adapun tuntutan para buruh adalah agar PP 78 tahun 2015 di cabut, Walikota Batam sediakan sembako harga terjangkau,

Tolak kenaikan TDL, ATB dan Premium, Walikota Batam dan Gubernur Kepulauan Riau tetapkan UMK Batam 2018 tidak mengacu pada PP 78 tahun 2015,

Segera buat Asosiasi Menurut jenis usahanya, Gubernur Kepri segera membuat Pergub mengenai asosiasi usaha, DPRD Kota Batam segera membuat perda mengenai asosiasi jenis usaha, dan BP Batam segera berikan hak milik atas tanah kepada masyarakat yg telah puluhan tahun membayar Uang Wajib Tahunan (UWTO). (bur/egw)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved