Kali Ini Jangan Dilewatkan Kesempatan Pengampunan Pajak dari Pemerintah

Program pengampunan pajak dibuka lagi oleh Pemerintah Indonesia (tax amnesty) setelah revisi (PMK) Nomor 118/2016.

Kali Ini Jangan Dilewatkan Kesempatan Pengampunan Pajak dari Pemerintah
KONTAN
Ditjen pajak bakal memeriksa NPWP wajib pajak yang tak ikut program tax amnesty setelah masa berlaku program ini berakhir 

TRIBUNBATAM.ID- Program pengampunan pajak dibuka lagi oleh Pemerintah Indonesia (tax amnesty).

Ini setelah Kementerian Keuangan telah menandatangani revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/2016.

Revisi PMK ini salah satunya berisi kelanjutan pengampunan pajak (tax amnesty).

Sejatinya revisi PMK demi mempermudah wajib pajak peserta tax amnesty untuk memperoleh surat keterangan bebas (SKB) pajak penghasilan (PPh) atas balik nama aset.

Namun ternyata PMK ini juga membuka kesempatan mendapatkan pengampunan pajak. Jadi program ini layaknya pengampunan pajak tahap IV, sebagai susulan program pengampunan pajak tahap III yang berakhir 31 Maret 2017 silam.

PMK No. 118/2016 ini memberi kesempatan bagi wajib pajak (WP) baik yang ikut ataupun tidak ikut amnesti pajak, untuk memperbaiki kepatuhannya.

Baca: Optimalkan Penerimaan Pajak, Ini Langkah Ditjen Pajak Pasca Tax Amnesty

Caranya dengan melaporkan harta yang belum tercantum, baik di surat pernyataan harta (SPH) maupun surat pemberitahuan (SPT) pajak tahunan.

Sehingga wajib pajak yang tidak ikut amnesti pajak dan peserta yang belum melaporkan seluruh hartanya bisa melaporkan hartanya dengan pajak sesuai tarif dan tidak ada denda.

Besarnya tarif adalah 30 persen  untuk WP pribadi, 25 persen WP badan, dan 12,5 persen bagi WP tertentu.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved