Kejari Tanjungpinang Segera Lelang Barang Bukti Hasil Kejahatan. Ini Rinciannya

‎Kejari Tanjungpinang segera lelang sejumlah barang bukti hasil kejahatan bernilai ekonomis yang telah berkekuatan hukum tetap.

Kejari Tanjungpinang Segera Lelang Barang Bukti Hasil Kejahatan. Ini Rinciannya
tribunbatam.id
Kantor Kejari Tanjungpinang dipenuhi sejumlah orang baik dari kepolisian maupun wartawan menjelang pelimpahan kasus pengoplosan beras, Rabu (1/11/2017). 

Ada 18 jenis barang yang diantaranya terdapat ponsel, kendaraan bermotor, mesin dompeng, solar dan sejumlah barang lainya.

Kasubag pembinaan‎ Nurul Hidayat menuturkan sejumlah barang bukti yang paling banyak yakni motor dan ponsel.

Motor sendiri ada sebanyak delapan unit dengan berbagai jenis merek. Kemudian Ponsel sedikitnya ada empat unit.

"Yang kita lelang itu merupakan barang bukti perkara ‎tahun 2017 yang telah inkrah. Saya tak bisa sebutin jumlah dari tiap jenis barangnya apa saja. Saya sebutin Ponsel terdapat 4 unit, dan motor delapan unit," kata Kasubag Bin Nurul Hidayat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/11/2017).

Sementara itu, Santonius Tambunan SH.MH, Humas pengadilan Negeri Tanjungpinang menuturkan bahwa perkara persidangan pidana umum yang ikrah ‎tahun 2017 terdapat 350 lebih kasus.

"Kalau data berapa-berapa secara rinci barang bukti yang diputuskan dikembalikan negara untuk dilelang banyak ya yang harus kita kumpulkan. Memang barang bukti yang disidangkan banyak yang rusak," ujar Santonius.

Sebagaian besar dari jumlah 350 lebih perkara banyak yang dimusnahkan. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved