SEGERA Lapor Aset Anda Sebelum Diperiksa Petugas Pajak karena Dendanya Bikin Meringis

Jika ada aset yang belum tercantum di SPT dan SPH, segeralah lapor ke pajak, sebelum ditemukan lebih dahulu oleh petugas pajak.

SEGERA Lapor Aset Anda Sebelum Diperiksa Petugas Pajak karena Dendanya Bikin Meringis
Istimewa
ilustrasi Tax Amnesty 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) klaim bekerja cepat dalam pengawasan data wajib pajak (WP) berdasarkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) dan surat pernyataan harta (SPH) hasil amnesti pajak.

Karena itu, jika ada aset yang belum tercantum di SPT dan SPH, segeralah lapor ke pajak, sebelum ditemukan lebih dahulu oleh petugas pajak.

Hingga November 2017, Ditjen Pajak mencatat sudah memeriksa 786.163 WP.

Dalam pemeriksaan ini, Ditjen Pajak membandingkan data yang sudah dimiliki dengan data di SPT dan SPH WP.

Data milik Ditjen Pajak antara lain izin usaha, izin penangkapan ikan, izin pertambangan, perkebunan dan kehutanan, izin mendirikan bangunan, registrasi produk obat dan makanan, hingga data kepemilikan tanah, kendaraan bermotor, hotel serta restoran.

Baca: Kali Ini Jangan Dilewatkan Kesempatan Pengampunan Pajak dari Pemerintah

Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Pajak Ditjen Pajak, Yon Arsal menjelaskan, dari jumlah tersebut, yang merupakan bukan peserta amnesti pajak adalah 98 persen, sedangkan peserta amnesti pajak hanya 2 persen.

Dari data yang ada, data yang dalam proses validasi sebanyak 94 persen.

Sementara data yang sudah valid sejauh ini 4 persen.

Menurut Yon, data yang sudah selesai divalidasi sudah diturunkan dari kantor pusat ke kantor wilayah (Kanwil) dan kantor pelayanan pajak (KPP).

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved