Setelah 100 Jam Dibahas, Akhirnya Viktoria Legalkan Permintaan Suntik Mati. Ini Pertimbangannya

Negara bagian Victoria, Australia, menjadi negara pertama yang melegalkan suntik mati, atau eutanasia.

KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Eutanasia hanya dapat diakses oleh pasien yang sakit parah berusia di atas 18 tahun yang tinggal di Victoria setidaknya selama satu tahun, dengan harapan hidup kurang dari 6 bulan.

Ketentuan harapan dalam UU itu berkurang dari enam bulan, usulan semula 12 bulan.

Namun, ada pengecualian untuk penderita penyakit yang berkaitan dengan motor neuron dan sklerosis ganda yang memiliki harapan hidup hanya satu tahun.

Mereka yang mengajukan eutanasia akan diberi obat mematikan dalam waktu 10 hari.

Pasien dapat secara mandiri menggunakannya, atau dengan bantuan dokter.

"Saya berharap pelaksanaan UU ini benar-benar mulai memberi harapan kematian yang baik, sebenarnya memungkinkan bagi orang-orang yang mengalami kesulitan untuk mengakhiri hidupnya," kata Menteri Kesehatan Jill Hennessy.

Bantuan untuk semacam bunuh diri ini ilegal di sebagian besar negara di seluruh dunia.

Hingga kini, sebenarnya eutanasia dilarang di Australia, meskipun merupakan legal untuk sementara waktu di Northern Territory sebelum undang-undang tersebut dibatalkan pada 1990-an.

(kompas.com/Veronika Yasinta)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved