Pabrik PCC di Solo Gunakan Peralatan Canggih dari Luar Negeri
Hal itu terbukti dari mesin pencetak dan bahan-bahan pembuat pil PCC Itu didatangkan dari luar negeri.
TRIBUNBATAM.id - Pabrik produsen jutaan pil PCC yang digerebek di Gilingan-Solo, Jawa Tengah, menggunakan teknologi tinggi. Hal itu terbukti dari mesin pencetak dan bahan-bahan pembuat pil PCC Itu didatangkan dari luar negeri.
"Hasil penelusuran kami rupanya Ronggo, orang yang mengendalikan itu, mendatangkan mesin pembuat pil PCC dari luar negeri, seperti China dan India. Ronggo inilah yang membeli bahan dan alat-alatnya dari China dan India," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Budi Waseso kepada wartawan di lokasi penggerebekan pabrik pil PCCdi Gilingan-Solo, Jawa Tengah, Senin (4/12/2017) siang.
Pantuan Kompas.com di lokasi penggerebekan, gedung pabrik berlantai dua itu terbagi dalam beberapa ruang. Ruang itu di antaranya ruang pengoplosan bahan, ruang pencetakan, ruang pengering, ruang pengemasan, hingga pengepakan barang.
Baca: Inilah Isi SMS Pertama di Dunia pada 25 Tahun Lalu. Ternyata
Baca: HEBOH! Spaso Ngepel Lapangan Sebelum Penalti, Netizen Bilang Nyari Belut. LIHAT VIDEONYA
Baca: ALAMAK! Menjelang Diresmikan Presiden, Atap Mal Pelayanan Publik Bocor Dimana-mana
Khusus di ruang pencetakan pil dan pengemasan dibuat khusus agar kedap suara. Ruang berukuran 3 meter x 3 meter masing-masing dikendalikan satu operator.
Menurut Buwas, canggihnya mesin pembuat pil PCC terlihat dari hasil cetakan dan jumlah pil yang dihasilkan. Satu kali cetak bisa menghasilkan langsung puluhan butir pil PCC.
Untuk pengemasan pil PCC, pabrik yang digerebek di Solo itu menggunakan kemasan strip palsu layaknya obat yang dijual di apotek.
Bahkan kemasan itu dicetak dengan merek bertuliskan Zenith Parmaceutical. Padahal, di dalamnya berisi pil PCC.
Selain memalsukan kemasan, kata Buwas, pabrik sengaja ditempatkan di tengah Kota Solo. Hal itu agar tidak dicurigai dan bisa mengelabui polisi.
Baca: KEREN! Jelang Natal, Xiaomi Rilis Seri Mi A1 Warna Terbaru. Seperti Apa Penampakannya?
"Lokasi pabrik di tengah kota biar enggak dicurigai, dan tempat produksi dibuat kedap suara," kata Buwas.
Menurut pengakuan tersangka, pabrik yang digerebek itu baru beroperasi enam bulan. Namun, dia meyakini bahwa pabrik itu sudah beroperasi lama. "Ini ada bukti-bukti pembukuan pengeluaran barangnya," ucap dia.
Untuk itu, ujar Buwas, BNN dan Polri akan terus menyelisik dan mengungkap lebih jauh jejaring pabrik tersebut. (*)
Artikel ini diterbitkan juga oleh Kompas.com dengan judul: Pabrik Produsen Pil PCC di Solo Gunakan Teknologi Tinggi dan Alat dari Luar Negeri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pil-pcc_20170916_081729.jpg)