Puluhan Jurnalis TV Disandera Pemberontak. Begini Nasib Mereka Kini

Pemberontak Houthi di Yaman menyandera puluhan jurnalis selama berhari-hari di markas sebuah stasiun televisi, di ibukota.

Puluhan Jurnalis TV Disandera Pemberontak. Begini Nasib Mereka Kini
AFP/Mohammed Huwais
Pemberontak Houthi dan pendukungnya menyaksikan pidato pemimpin mereka, Abdul Malik Al Huthi, di layar besar, pada 30 November 2017. 

TRIBUNBATAM.ID, SANAA - Pemberontak Houthi di Yaman menyandera puluhan jurnalis selama berhari-hari di markas sebuah stasiun televisi, di ibukota.

Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (5/12/2017), laporan dari organisasi pemantau media internasional, Reporter Tanpa Batas (RSF), menyebutkan kelompok pemberontak meluncurkan granat roket ke markas saluran televisi Yaman, Al Youm, di Sanaa, pada Sabtu (2/12/2017), sebelum menyerbu gedung stasiun TV itu, dan menyandera 41 karyawan di dalamnya.

Tiga petugas keamanan setempat terluka dalam serangan tersebut. Kepala rubrik Timur Tengah RSF, Alexandra El Kahzen, mengecam tindakan kekerasan terhadap wartawan tersebut.

Ia menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap perlindungan jurnalis sesuai dengan Konvensi Jenewa.

"Penyanderaan ini merupakan ciri khas permusuhan di Yaman terhadap wartawan yang sering menjadi sasaran konflik," katanya.

Baca: Ali Abdullah Saleh, Mantan Presiden Yaman yang Diktator Terbunuh. Beginilah Sepak Terjang Politiknya

"Kami meminta pemberontak Houthi untuk segera membebaskan jurnalis stasiun TV itu," tambahnya.

Sumber RSF menyebutkan, para jurnalis yang ditawan dipaksa untuk menyerahkan kode akses saluran TV, sehingga memungkinkan Houthi menyiarkan konten mereka sendiri.

Selain itu, ada 13 wartawan dan pekerja media lainnya yang juga masih disandera di Yaman oleh kelompok bersenjata, termasuk oleh pemberontak Houthi dan Al Qaeda.

Yaman berada di peringkat 166 dari 180 negara dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia 2017 versi RSF.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved