Fokus Tangani Korupsi, Kajari Karimun Apresiasi Cabjari Tanjungbatu

Jajaran Kejari Karimun menargetkan pengungkapan kasus secara maksimal.

Fokus Tangani Korupsi, Kajari Karimun Apresiasi Cabjari Tanjungbatu
rri.co.id
Ilustrasi vonis hakim 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Negeri Karimun mengapresiasai Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Tanjungbatu dalam menangani kasus korupsi.

"Kita apresiasi karena kasus yang ditangani Cabjari Tanjungbatu sudah sampai inkracht, yang ditangani Cabjari Moro sudah sampai tahap sidang pertama dan kasus dana BOS dari penyelidikan sudah naik ke penyidikan," jelas PLT Kajari Karimun, Silvia Desti Rosalina pada Jumat (8/12), tepatnya setelah kegiatan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2017.

Sepanjang tahun 2017, jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun telah memproses tiga kasus pidana korupsi. Bahkan satu kasus diantaranya sudah diputuskan bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Baca: DRAMA Penembakan di SMA Aztec, Dua Remaja Tewas dan Begini Nasib Pelakunya

Baca: Beredar Foto Nella Kharisma Jaran Goyang Sedang Disuntik dan Meringis Kesakitan

Baca: Ketahuan Takmir Masjid, Pelajar SMK ini Ketahuan Berbuat Hal yang Tak Terduga

Kasus-kasus tersebut adalah korupsi perumahan Suku Duane yang ditangani oleh Cabjari Tanjungbatu, dugaan korupsi dana JKN Puskesmas Moro yang ditangani Cabjari Moro dan kasus dugaan korupsi dana BOS SMK Negeri 2 Karimun yang ditangani Seksi Pidana Khusus Kejari Karimun.

Mengenai kerugian negara yang disebabkan kasus korupsi perumahan Suku Duane diketahui sekitar Rp 300 juta, untuk kasus dugaan korupsi dana JKN Puskesmas Moro diperkirakan telah merugikan negara sebesar Rp 646 juta dan kasus dugaan korupsi dana BOS SMKN 2 Karimun saat ini masih dalam proses penghitungan dari BPKP Kepri.

Baca: HEBOH Karena Ngaku Oplas 50 Kali Demi Mirip Angelina Jolie, Sahar Ungkap 7 Fakta Mengejutkan

Silvia mengatakan untuk tahun 2018 pihaknya tidak menargetkan jumlah kasus yang dapat diungkap. Namun jajaran Kejari Karimun menargetkan pengungkapan kasus secara maksimal.

"Kita tidak bisa memaksanya apabila memang tidak ada korupsi. Yang penting kami Kejaksaan Negeri Karimun berupaya melakukan penanganan korupsi secara maksimal," ujarnya. (ayf)

Selengkapnya, baca Tribun Batam edisi Sabtu, 9 Desember 2017

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved