Setelah Setya Novanto, Surat Pencopotan Fahri Hamzah Juga Akan Diproses Pimpinan DPR. Kapan?

Ia tidak puas karena Fadli Zon tidak membacakan perihal surat itu dengan lengkap. Padahal surat itu terkait permintaan untuk pergantian Fahri.

Setelah Setya Novanto, Surat Pencopotan Fahri Hamzah Juga Akan Diproses Pimpinan DPR. Kapan?
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA  - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bidang Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Fadli Zon kini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR setelah Setya Novanto mundur dari posisi tersebut.

Keputusan tersebut diambil setelah dua pimpinan DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon menggelar rapat pimpinan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/12/2017).

Pencopotan Setya Novanto membuat Fraksi DPR kembali mempertanyakan pengajuan surat pencopotan Fahri Hamzash sebagai Wakil ketua DPR.

Saat memimpin rapat, Fadli Zon mengungkapkan, pimpinan DPR menerima enam surat, satu di antaranya berasal dari Fraksi PKS.

"Surat dari pimpinan F PKS PKS 09/EXTFPKS/DPR RI/XII/2017 tertanggal 11 Desember 2017 perihal tindak lanjut surat DPP PKS," ujarnya.

Namun, usai membacakan surat itu, Fadli justru diprotes oleh salah satu anggota DPR dari Fraksi PKS.

Ia tidak puas karena Fadli Zon tidak membacakan perihal surat itu dengan lengkap. Padahal surat itu terkait permintaan untuk pergantian Fahri.

Apakah Fahri tidak jadi dicopot?

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, surat pencopotan Fahri Hamzah akan diproses setelah masa reses berakhir.

Hal itu disampaikan Agus menanggapi masuknya surat dari FraksiPKS, Senin (11/12/2017), yang meminta pencopotan Fahri dari kursi Wakil Ketua DPR.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved