Dituduh Pasok Rudal ke Yaman, Iran: Jangankan Kirim Senjata, Bantuan Kemanusiaan pun Susah Masuk

Iran membantah tudingan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, bahwa mereka memasokrudal balistik ke Yaman.

Dituduh Pasok Rudal ke Yaman, Iran: Jangankan Kirim Senjata, Bantuan Kemanusiaan pun Susah Masuk
AFP via BBC
Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, memperlihatkan sisa-sisa rudal yang ditembakkan ke arah Riyadh, November lalu. 

TRIBUNBATAM.ID, TEHERAN - Iran membantah tudingan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley, bahwa mereka memasokrudal balistik ke kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

Melalui jurubicara Kemenlu, Bahram Ghasemi, Iran menyatakan tidak memiliki hubungan apapun dengan Houthi.

"Tuduhan bahwa Iran menyuplai senjata ke sejumlah grup berbahaya Timur Tengah dengan tegas kami bantah," kata Ghasemi seperti dikutip kantor berita AFP Rabu (20/12/2017).

Ghasemi menjelaskan, dia tidak bisa memahami mengapa Haley dan koalisi yang dipimpin Arab Saudi bisa membuat tuduhan seperti itu.

Padahal, Yaman saat ini telah diblokir oleh koalisi pasca-gagalnya serangan rudal yang dilalukan Houthi untuk menargetkan bandara.

"Jangankan mengirim senjata, bantuan kemanusiaan pun tidak bisa disalurkan ke sana," papar Ghasemi.

Baca: DUBES AS Tuduh Rudal yang Ditembakkan ke Riyadh Milik Iran. Upaya Adu Domba di Timur Tengah?

Sebelumnya, Haley menyebut bahwa Teheran sengaja memasok persenjataan kepada Houthi.

Pernyataannya keluar setelah sistem pertahanan udara Saudi menghancurkan rudal yang ditembakkan dengan target istana Raja Salman.

Haley menyebut, rudal yang ditembakkan Houthi memiliki kemiripan dengan senjata yang diproduksi oleh Iran.

Sementara jurubicara koalisi mengatakan dengan mantap bahwa Iran mendukung kelompok pemberontak yang ada di Timur Tengah.

"Fakta adanya penggunaan senjata buatan Iran oleh teroris, termasuk Houthi, menjadi ancaman tidak hanya di kawasan, namun juga global," tutur jurubicara tersebut.

(kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved