Ibu Ini Relakan Putranya yang Masih 4 Tahun Jadi Perempuan. Ada Ketakutan di Balik Kisahnya
Sejak kelahirannya pada bulan Desember 2010, Kimberly melihat anaknya yang disebut sebagai Joseph berbeda dari empat anak laki-lakinya.
TRIBUNBATAM.ID- Kimberly Shappley (46) dari Texas, mengatakan bahwa akhirnya ia menyadari anak laki-lakinya, Joseph, ingin menjadi seorang anak perempuan.
Sejak usia 18 bulan, Kai menginginkan rambut panjang dan pakaian anak perempuan.
Sejak kelahirannya pada bulan Desember 2010, Kimberly melihat anaknya yang disebut sebagai Joseph berbeda dari empat anak laki-laki dan anak perempuan lainnya.
Baca: Titisan Darah Mediang Muammar Gaddafi Calonkan Diri Jadi Presiden Libya. Lihat Sepak Terjangnya
Seiring bertambah usianya, Joseph bosan dengan sepak bola dan mobil yang diberikan saudara laki-lakinya.
Ia justru tertarik pada bonek dan kotak rias yang ada di kamar bayi.
Saat usia 18 bulan, Joseph mulai menarik kaosnya dan menjadikannya seperti gaun.
Joseph-Kai saat menjadi anak laki-laki
Ia juga meletakkan lengan panjang kaosnya di atas kepala, seolah-olah itu adalah rambut panjangnya.
Kimberly bercerita pada teman psikolognya tentang Joseph yang selalu menunjukkan perilaku feminin.
Temannya, dengan hati-hati, mengatakan bahwa Joseph bisa menjadi transgender.
Kimberly tidak siap mendengarnya dan menyingkirkan pikiran itu.
Baca: PERANG Kartu Natal Kerajaan Eropa Dimulai, Inggris Monoton vs Swedia Atraktif. Anda Pilih Mana?
Baca: Foto Kartu Natal Keluarga Pangeran William Dipublikasi, Gaya Busana Kate Middleton Paling Disorot
Joseph akan tetap tumbuh normal dari perilakunya, demikian pikir Kimberly
Sampai pada Desember 2013, Joseph berkata bahwa ia adalah seorang perempuan untuk pertama kalinya.
Kimberly datang dari keluarga yang taat beragama, jadi ia tidak menyetujui transgender.
Ia segera menjauhkan Joseph dari mainan anak-anak perempuan dan menggantinya dengan mainan anak-anak laki-laki.
Kimberly sangat marah ketika Joseph mulai mengatakan ia adalah anak perempuan.
Joseph selalu memberi tahu Kimberly bahwa ia adalah seorang perempuan, namun Kimberly mengabaikannya.
Suatu hari Kimberly membaca postingan di Facebook tentang anak transgender yang bunuh diri karena tidak diizinkan mengubah jenis kelamin.
Kimberly perlahan mulai menerima kondisi Joseph.
Saat Joseph berusia 4 tahun, Kimberly mulai membelikan barang-barang perempuan untuknya, membiarkan rambutnya tumbuh panjang dan pergi ke sekolah dengan gaun.
Kimberly membiarkan Joseph bertransisi menjadi seorang anak perempuan dan memanggilnya dengan nama tengahnya 'Kai.'
Joseph-Kai saat menjadi anak perempuan
Tidak semua orang menerima tindakannya dan mengatakan ia orangtua yang buruk. Bagaimana pendapat Anda?
(intisari online/Tatik Ariyani)