Fly Over Simpang Jam Dibuka Sore Ini. Polisi: Tak Boleh Ada yang Berhenti dan Selfie di Jembatan

Jembatan penghubung yang terletak di jantung kota Batam ini sudah selesai dan tampil bagus dengan ukiran melayu yang khas

Fly Over Simpang Jam Dibuka Sore Ini. Polisi: Tak Boleh Ada yang Berhenti dan Selfie di Jembatan
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
Jembatan Fly Over Laluan Madani di Simpang Jam 

TRIBUNBATAM.id BATAM - Fly Over Laluan Madani kebanggaan kota Batam Kamis (21/12/2017) sore ini rencananya akan mulai dibuka.

Jembatan penghubung yang terletak di jantung kota Batam ini sudah selesai dan tampil bagus dengan ukiran melayu yang khas.

Dipastikan, jembatan ini akan menjadi Ikon Baru warga Batam dan menjadi sasaran buat berfoto ataupun ajang selfie.

Baca: Kepergok Pegang Gelas Kayak Anak Kecil Saat Pidato Yerusalem, Donald Trump Dituding Berpenyakit Ini

Baca: Jangan Pakai Atribut Warna Kuning di Catalonia Spanyol. Ada Larangan Keras dari Pemerintah

Baca: Pemko Batam Masih Butuh Banyak Tenaga Guru dan Tenaga Medis. Ini Penjelasan Wawako

Namun kegiatan selfie di Fly Over Laluan Madani langsung dipatahkan Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati.

Menurut Putu, jembatan itu bebas hambatan, jadi saat berkendara tidak diperbolehkan berhenti apalagi selfie di sana.

"Tidak ada kendaraan yang boleh berhenti disana. Karena itu jalur bebas hambatan. Itu bukan seperti jembatan Barelang yang memiliki spase untuk orang nongkrong," kata Putu.

Jika ada yang memaksakan diri berhenti di sana, polisi lalulintas tidak akan segan-segan melakukan penindakan hukum seperti penilangan.

"Karena itu akan merugikan diri kita sendiri. Tiba-tiba saja berhenti di atas kemudian arus lalu linta macet. Belum lagi di sambar mobil ataupun jatug ke bawah," kata Putu.

Selain itu, di sana nanti juga akan ada pengujian Arus angin. Biasanya angin di atas jembatan itu sangatlah kencang dibandingkan berkendara di bawah.

"Selain melarang berhenti untuk berfoto di sana. Kita juga melarang pesepeda ataupun pedagang asongan lewat di sana. Karena kalau angin kencang bisa saja kendaraan terangkat. Cuma itu masih dalam pengujian. Kita bekerjasama dengan Dishub," tegasnya.(koe)

Penulis:
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved