Peringati Rising 50 Kepri-Singapura, Penderita Bibir Sumbing Bisa Operasi Gratis
Bakti sosial ini untuk mencapai zero bibir sumbing di Kepri dan Riau. Target kami ada 60-an orang.
TRIBUNBATAM.id, BATAM – Masyarakat yang mengalami bibir sumbing bisa memanfaatkan program operasi gratis gratis bibir sumbing dan langit-langit mulut terbelah.
Kegiatan ini dalam rangka bakti sosial rising 50 Kepri-Singapura yang
yang dilaksanakan bersama oleh Dinas Kesehatan Kota Batam, Dinkes Kepri, Kodim 0316 Batam, Konjen singapura, I.K.P.T.B, PSMTI, dan RS Awal Bros.
Baca: Cerita Sopian yang Harus Rapat Besar Sebelum Putuskan Operasi Bibir Sumbing untuk Anaknya
Baca: WOW. Ada Penerbangan Langsung Batam-Korsel. Artis Koreanya Kira-kira ke Batam Tak?
Baca: Viral. Ketahuan Indehoy, Pasangan Selingkuh Direndam di Laut dan Jadi Tontonan Warga
"Bakti sosial ini untuk mencapai zero bibir sumbing di Kepri dan Riau. Target kami ada 60-an orang pesertanya, tapi kalau lebih pun kami justru lebih senang lagi," ujar Ketua PSMTI Batam, Randy Tan, saat konferensi pers di RSAB, Kamis (21/12).
Rencananya, kegiatan ini akan digelar selama lima hari, yakni 23-27 Januari 2018.
Warga yang ingin mengikuti kegiatan ini juga nantinya akan nantinya dibantu untuk biaya transportas dan akomodasinya.
"Selagi dari dua daerah itu (Kepri dan Riau) Nanti bisa klaim transportasinya setelah register. Kami memang menargetkan penderita yang datang dari pulau-pulau. Supaya mereka mendapat kesempatan untuk hidup lebih baik lagi, dan tidak terhalang karena bibir sumbing," tutur Randy Tan.
Sebelum mendapatkan operasi, penderita yang registrasi pun nantinya akan menjalani screening terlebih dahulu.
Baca: Air Laut Pasang, Rumah Warga di Galang Terendam
Perwakilan PERAPI, dr. Shelly, mengatakan, pihaknya menyiapkan sepuluh operator dan tiga dokter anastesi untuk melakukan proses operasi.
"Untuk operasi bibir sumbing, screeningnya asal anak punya berat badan minimal 5 kg, dan minimal usianya tiga bulan,” kata Shelly.
Adapun persyaratan lainnya ntuk operasi palate, yakni minimal usia satu tahun dengan berat badan minimal sembilan kilogram, dan dalam keadaan sehat.
Baca: BREAKINGNEWS Tersangka Korupsi Dana Asuransi Pegawai Pemko Batam Ditangkap. Begini Kronologinya
Direktur RSAB, dr. Widya Putri menambahkan pihaknya cukup yakin masih banyak penderita bibir sumbing dan palate di pulau-pulau di Kepri dan Riau.
Hal itu, karena setiap bulannya saja, RSAB selalu saja menerima pasien yang ingin menjalani operasi. (ane)
Baca berita terkait di Harian Tribun Batam edisi Jumat, 22 Desember 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/operasi-bibir-sumbing_20161221_141536.jpg)