Kasus Pilot Malindo Terlibat Narkoba, Kepala BNN Kepri Blak-blakan: Malaysia Minta Deportasi!

Kasus Pilot Malindo Terlibat Narkoba, Kepala BNN Kepri Blak-blakan: Malaysia Minta Deportasi!

Kasus Pilot Malindo Terlibat Narkoba, Kepala BNN Kepri Blak-blakan: Malaysia Minta Deportasi!
Tribunbatam.id
Pilot Malindo Air, Ahmad Syahman bin Shaharudin, saat melakukan penandatanganan berita acara pemeriksaan di Bandara Hang Nadim, Sabtu (30/12/2017) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Tersangka mantan pilot maskapai Malindo Air, Ahmad Syahman bin Shaharudin (34).

Warga Negara Malaysia yang positif mengkonsumsi narkoba dan memiliki Narkoba jenis Sabu seberat 1,90 gram, masih dalam tahap proses penyelidikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Riau.

Menurut Kepala BNN Kepulauan Riau, Brigjen Pol Drs Richard M Nainggolan, tersangka Ahmad Syahman akan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

"Walaupun tersangka warga Negara asing, kita akan tetap proses sesuai hukum di negara kita," ujar Richard, Selasa (2/1/2018).

Richard menuturkan, walaupun Malaysia meminta negoisasi deportasi terhadap tersangka agar dipulangkan dan dihukum sesuai dengan hukum di negaranya, pihaknya tidak akan menyetujui.

"Dari awal kita sudah komitmen untuk memberantas peredaran gelap Narkoba maupun penyalahgunaan Narkoba di Kepri. Nah, yang bersangkutan membawa Narkoba masuk ke sini dengan kondisi masih dalam pengaruh Narkoba.

Jelas akan berdampak terhadap keselamatan banyak orang, kita tetap proses sesuai dengan hukum kita, tidak ada negoisasi," Richard menegaskan.

Richard menambahkan, BNNP Kepulauan Riau sudah menyurati Konsulat Malaysia dan Kedutaan Indonesia di Malaysia terkait kejadian tersebut.

Namun Richard tidak bisa berkomentar banyak dengan alasan yang bersangkutan masih dalam tahapan proses penyelidikan.

"Kasusnya masih dalam proses penyidikan dan sekali lagi tersangka tetap diproses di Indonesia," katanya.(*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved