BREAKINGNEWS: Ngeri! Kantor Bupati dan Pemerintahan Anambas Kebanjiran! Warga Lihat Kulkas Hanyut!

Ngeri! Kantor Bupati dan Pemerintahan Anambas Kebanjiran! Warga Lihat Kulkas Hanyut!

BREAKINGNEWS: Ngeri! Kantor Bupati dan Pemerintahan Anambas Kebanjiran! Warga Lihat Kulkas Hanyut!
Istimewa
Kondisi Kantor Bupati Anambas tergenang banjir, Minggu (14/1/2018) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Luapan air akibat hujan deras tak hanya terjadi di Pulau Jemaja. Hujan yang mengguyur ibukota sejak Minggu (14/1/2018) malam kemarin, membuat sejumlah jalan di ibukota terendam air.

Sejumlah jalan seperti jalan Pattimura, Imam Bonjol, Raden Saleh, Jalan Pemuda dan sebagian rumah di Desa Tarempa Barat, diketahui tergenang air.

"Kantor banyak yang tergenang. Sampai kantor Bupati pun masuk air. Pokoknya dari kantor Bupati sampai ke arah kantor Kejaksaan ke sana, air meluap," ujar Man salahseorang warga Senin (15/1/2018).

Ia menambahkan, ketinggian air pada sejumlah jalan itu pun, bervariasi ‎mulai dari betis hingga sepinggang orang dewasa. Ia bahkan sempat melihat kulkas yang hanyut hingga ke jalan yang sudah tergenang air.

Seorang warga berjalan di air yang membanjiri kantor Bupati Anambas dan pemerintahan di Tarempa, Minggu (14/1/2018)

"Kantor Polsek saya lihat juga kena. Di Rintis Desa Tarempa Selatan air juga meluap," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apakah ada korban jiwa atau tidak dari musibah ini. Hanya saja, listrik masih padam sejak Minggu (14/1)

sekitar pukul 22.30 WIB sampai dengan sekarang. Sejumlah kantor OPD pun, terlihat gelap gulita akibat padamnya listrik ini.

Selain kantor Bupati, rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati, Kantor Badan Keuangan Daerah, Kantor DPRD, kantor Pos, lapangan Sulaiman Abdullah, Kantor Polsek,

Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, menjadi kantor yang ‎terkena dampak dari luapan air. Meski intensitas hujan terlihat sudah menurun, namun hembusan angin diketahui masih berhembus kuat.

"Saya sempat bantu orang juga semalam itu, Bang. Sekitar pukul tiga dini hari air mulai surut. ‎Sekarang lihat sendiri lah, angin masih kuat.

Yang jadi kekhawatiran juga ada batu yang ada di daerah perbukitan itu," ujar Andi warga Tarempa lainnya.

Tidak hanya di Pulau Siantan, musibah tanah longsor diketahui juga terjadi di Genting Dusun Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja Minggu (14/1) sore.

Cuaca ekstrem di sana juga mengakibatkan rumah penduduk yang ada di pesisir di daerah Kampung Baru roboh.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved